• Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    DISKOMINSA Aceh Bahas Potensi Tujuan Lainnya Wisata Sabang

    Sep 13, 2019, 4:36 PM WIB Last Updated 2020-01-23T13:21:06Z
    Sabang (WARTANAD) - Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Aceh membahas dan berdiskusi dengan pelajar SMA dan masyarakat Kota Sabang Jaring Opini Publik potensi lain tujaun wisata Sabang di Zero Cafe Pantai Kasih, Jumat (13/9/2019).

    Acara ini disiarkan langsung oleh Radio Jati FM dan Radio Citis Aceh FM Lhkokseumawe. Hadir sebagai narasumber Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Sabang Faisal dan Praktisi Media Risman A. Rahman.

    Menurut Faisal, penghargaan nasional oleh Kementerian adalah wisata bahari dari wisata bahari, sedangkan oleh KSPN, karena bawah air termasuk kategori yang layak untuk dijelajahi.

    Faisal menyebutkan, Sabang disebut sebagai wisata bahari karena memiliki 22 spot diving yang dikategorikan terbaik di dunia. Dengan program itu, Pemerintah Pusat mengatakan Sabang adalah tujuan wisata kusus yaitu kegiatan menyelam.

    "Tapi tidak terlepas dari menyelam saja, kegiatan bahari ini banyak pengembangan-pengembangan yang kita perubaharui seperti yang telah dikenal sebagai tempat singgahnya kapal persiar," katanya.

    12 sampai 15 yang sudah jadi pelopor yang singgah ke Sabang. Lebih fenomenal lagi tahun ini ada kegiatan yang disebut freediving yaitu kegiatan olahraga ekstrim yang tidak memakai alat batu, menghubungkan di Indonesia dua terdalam yaitu Balohan Sabang dan Lombok.

    "Kegiatan itu sangat diminati oleh masyarakat tingkat dunia, bulan November nanti akan diadakan kejuaraan International Freediving di Sabang," sebutnya.

    "Sisi paling menonjol adalah bahari, tetapi sekarang melalui Kementerian Desa kita sudah mulai meningkatkan kemampuan desa-desa untuk mengexplore. Tujuannya menjadi tempat wisata yang meningkatkan pemanfaatan dan kemakmuran masyarakat desa di sektor pariwisata," kata Faisal.

    Risman mengatakan potensi itu satu fungsi saja, hari ini jika diminta dengan senang hati masyarakat kota Sabang berbicara tentang dirinya sendiri lebih luar biasa, "jika masyarakat yang hadir pada acara ini menyimak dan itu salah satu ciri orang yang sangat peka terhadap pembahasan tentang itu," katanya.

    Menurut Risman, sekarang untuk media gampang saja untuk menulias atau mempercantik sebuah tulisan untuk membuat orang menarik tentang pariwisata
    "Tapi kalau masyarakatnya sendiri tidak memberi jawaban mana yang ditulis oleh media maka menjadi petaka," katanya.

    Karena itu kunci dari Sabang atau dimanapun tanah pariwisata ada pada masyarakatnya.
    "Tanda-tanda kemajuan di Sabang sudah ada dimulai dari pelabuhan tidak ada lagi rebutan-rebutan untuk menyediakan jasa transportasi yang lagak preman," pungkas Risman.

    Ia mengutip, kondisi jalan di Sabang sudah sangat bersih, jadi tanah alamnya sudah menarik masyarakat seperti halnya mengundang pengemudi yang ramah dan mampu menjelaskan tentang kota Sabang dan apa yang sudah dilakukan oleh Pemerintah bagaimana antusianya masyarakat dapat melakukan dengan baik.
    "Ini tanda-tanda bahwa Sabang akan meminta kemajuan yang lebih baik", tutup Risman.
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini