• Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Bank Aceh Syariah Latih Tukang Cukur Tradisional di Banda Aceh Jadi Pelaku Barbershop Modern & Layani Online

    Azhar
    Aug 9, 2022, 9:20 PM WIB Last Updated 2022-08-09T14:23:07Z


    Wartanad.id|Banda Aceh - PT Bank Aceh Syariah Kantor Pusat Operasional (KPO) kembali menggelar pelatihan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM.


    Kali ini pelatihan peningkatan kapasitas Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah Jasa Pangkas Rambut diikuti 50 tukang pangkas/cukur tradisional dan modern di Banda Aceh dan Aceh Besar. 


    Pelatihan ini bertema "Meningkatkan Keterampilan Jasa Pangkas Rambut Tradisional melalui Pengembangan Usaha Modern Barbershop". 


    Oleh karena di antara pemateri dalam pelatihan ini adalah pelaku barbershop modern di Banda Aceh. 


    Pelatihan ini digelar di Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah atau Diskop UKM Aceh, Banda Aceh, Selasa dan Rabu, 9-10 Agustus 2022.


    Pemimpin Bank Aceh Syariah KPO, Fadhil Ilyas, dalam laporannya saat pembukaan acara ini mengatakan pelatihan peningkatan pelaku UMKM di Banda Aceh ini sudah kesekian kali digelar Bank Aceh Syariah KPO.


    Mulai pelatihan kepada perajin ikan keumamah di Lampulo pada 2019, pelatihan untuk berbagai pelaku UMKM lainnya, termasuk saat pandemi Covid-19 tahun 2020-2021


    Terbaru pelatihan untuk perajin tas bordir Aceh di Banda Aceh dan Aceh Besar ini pada 21-23 Juni 2022 yang digelar di Kantor Dekranasda Banda Aceh. 


    Sedangkan kali ini, kata Fadhil Ilyas, pelatihan dikhususkan kepada tukang pangkas tradisional dan modern. 


    Apalagi untuk kelompok UMKM tukang pangkas, tambah Fadhil Ilyas, diyakini tak pernah mendapatkan pelatihan sebelumnya, melainkan mereka bisa secara otodidak.


    “Pelatihan ini mengarah kepada pelayanan pangkas tradisional selama ini menjadi barbershop modern,” kata Fadhil Ilyas.


    Fadhil Ilyas mengatakan barbershop modern dimaksudkannya adalah bisa memberikan pelayanan yang tak hanya pangkas.
    Tetapi juga memberikan pelayanan lainnya, seperti keramas, creambath.


    Bahkan juga terintegrasi dengan pelayanan untuk berbagai kebutuhan gaya hidup atau lifestyle lainnya, seperti cafe dan lain-lain. 


    “Sehingga melalui barbershop ini juga menambah tenaga kerja atau bisa membuka lapangan kerja baru,” kata Fadhil Ilyas.
    Lebih dari itu, kata Fadhil Ilyas, barbershop modern juga harus memanfaatkan era digital.


    Misalnya membuat aplikasi untuk kemudahan pelanggan yang tentunya juga dipromosikan di berbagai media sosial, seperti instagram, facebook, dan lain-lain.


    “Dengan aplikasi ini nantinya pelanggan yang datang ke barbershop tak perlu antre seperti selama ini.


    Artinya semua sudah terjadwal di aplikasi dan pelanggan juga bisa memanggil layanan barbershop ini ke rumahnya. 
    Semuanya harus bisa disesuaikan dengan perkembangan zaman," kata Fadhil Ilyas.   


    Untuk mewujudkan barbershop modern, kata Fadhil Ilyas, PT Bank Aceh Syariah KPO siap memberikan pembiayaan kepada pelaku UMKM sesuai kebutuhan.
    Hal ini juga sebagaimana untuk pelaku UMKM lainnya.


    Selanjutnya pelatihan ini dibuka Kepala Dinas Koperasi dan UKM Aceh yang diwakili Sekretaris Diskop dan UKM Aceh, Saiful Bahri.


    Saiful Bahri mengucapkan terimakasih kepada PT Bank Aceh Syariah KPO yang selama ini aktif menggelar pelatihan untuk pelaku UMKM di Banda Aceh dan sekitarnya.


    Ia berharap Bank Aceh Syariah se-Aceh juga bisa menggelar kegiatan serupa dan berbagai pelatihan lainnya untuk membina para pelaku UMKM di daerah masing-masing.


    Turut hadir saat pembukaan acara ini, antara lain para pimpinan Bank Aceh Syariah KPO dan Kepala Kantor Cabang Pembantu Bank Aceh Syariah di Banda Aceh.


    Adapun materi pelatihan selama dua hari itu sebagai berikut: 

    Pertama, Konsultan UPTD PLUT Aceh, Radius Priatama (Strategi Dalam Mempertahankan Usaha dan Peningkatan Daya Saing Dinas Koperasi dan UKM Aceh). 


    Kedua, Firman Noor Ibrahim dari Raden Barbershop (Transformasi Usaha Bisnis Cukur Rambut Tradisional Menjadi Profesional dan Modern). 


    Ketiga, Sakti Nasution (Personal Barber Branding dan Pengembangan Diri Menjadi Profesional Barber)


    Keempat, Arul Kakap dari Lin Barbershop (Pemanfaatan Sosial Media untuk Peningkatan Pendapatan Usaha Pangkas).


    Kelima, Konsultan UMKM, Amri Bin Abdullah (Evaluasi Usaha Jasa Pangkas melalui Bisnis Model Canvas).


    Keenam, Almasih selaku AO Bank Aceh Syariah (Pembiayaan dan Produk Bank Aceh).(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini