-->
  • Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM membuka kegiatan Rapat Koordinasi Kabupaten (Rakorkab) Tahun 2026

    Feb 12, 2026, 7:50 PM WIB Last Updated 2026-02-12T12:50:32Z
    Wartanad.id - Meulaboh – Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM membuka kegiatan Rapat Koordinasi Kabupaten (Rakorkab) Tahun 2026 di Auditorium, Kampus Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh pada Kamis (12/2/2026).

    Rakorkab tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Aceh Barat Said Fadheil SH, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri dan unsur vertikal lainnya.

    Tarmizi mengatakan, Rakorkab Aceh Barat ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) antara Pemerintah Pusat dengan seluruh Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten atau Daerah, pejabat Eselon I, TNI, Polri, Kejaksaan, DPRD, DPRD Provinsi dan DPR RI beberapa waktu lalu di Jakarta.

    “Tanggal 19 mendatang tepat satu tahun kepemimpinan kami, pada saat kampanye ada 100 program yang kami tawarkan, ikhtiar kami adalah mewujudkan program itu terealisasi dalam waktu lima tahun ini, kami tidak mau menambah janji baru, fokus kami adalah merealisasikan janji yang pernah kami ucapkan,” kata Tarmizi.

    Alhamdulillah berkat kerja keras tim Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat kata Tarmizi, dari 100 program tersebut di tahun pertama ini ada sebanyak 67 persen atau 67 program yang telah terealisasikan. Itu semua dapat dilaksanakan karena Pemkab Aceh Barat solid dalam satu tim kerja yang baik.

    “Data BPS secara resmi menyampaikan bahwa tren penurunan kemiskinan di Aceh Barat tertinggi pada tahun 2025 turun drastis 2,1 persen, mungkin ini sejarah di Aceh Barat dalam satu tahun mempu turun angka kemiskinan 2,1 persen. Dari 17,60 persen pada 2024 turun menjadi 15,50 persen pada tahun 2025, ” katanya.

    Dikatakan Tarmizi, besaran dana yang dihabiskan untuk realisasi 67 program Pemkab Aceh Barat pada tahun 2025 lalu adalah sebesar Rp 167 miliar. Program unggulan Aceh Barat yang pertama adalah bidang kesehatan yaitu Kartu Aceh Barat Sehat (KABS).

    “Sampai dengan awal Februari yang sudah menerima dana KABS sebesar Rp 1 juta per pasien yang dirujuk ke Banda Aceh ada sebanyak 962 orang atau Rp 962 juta. Kemudian keluarga pasien yang dirujuk ke Band Aceh kita sediakan rumah singgah, disitu lebih kurang dalam satu tahun ini 600 orang yang menempati rumah singgah, semuanya disana gratis,” ujar Tarmizi.

    Selain sektor kesehatan kata Tarmizi, saat ini Pemkab Aceh Barat juga sedang fokus pada sektor pendidikan, di tahun ini di sektor pendidikan Pemkab Aceh Barat sudah melakukan MoU dengan Prof Yohanes Surya untuk program Gasing.

    “Dengan harapan dan target nantinya seluruh siswa di Aceh Barat akan pandai berhitung, jadi tidak ada lagi yang tidak bisa matematika baik itu anak SD maupun SMP di Aceh Barat,” ujarnya.
    (Tri Rahmat Ramadhan)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini