• Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Para Petani Desa Kecamatan Teupah Selatan Gelar Kenduri Blang

    Jun 23, 2019, 9:00 AM WIB Last Updated 2020-01-23T13:21:53Z
    Simeulue - Dalam rangka turun ke sawah secara serentak  sejumlah masyarakat Desa Blang Sebel dan Lataling di wilayah Kecamatan Teupah Selatan menggelar kenduri blang yang berlangsung pada hari Jum'at, 22/6/19. 

    Dalam acara tersebut langsung dihadiri oleh Camat, TIM Uris, Babinsa dan PPL Pertanian serta  masyarakat tani desa setempat.

    Camat Teupah Selatan Muhammad Yayan, SE dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan kenduri blang ini adalah merupakan suatu tradisi masyarakat desa secara turun temurun yang kita lakukan sebelum turun humasah (tanam padi).

    Yayan sapaan akrab camat tersebut  menghimbau kepada seluruh masyarakat tani dalam wilayah Kecamatan Teupah Selatan yang terdiri 10 dari 19 desa dalam wilayah kerjanya untuk turun ke sawah secara serentak sesuai dengan program pemerintah daerah Kabupaten Simeulue pada masa MT GADU 2019 atau Humasa Sebel.

    Tujuan turun sawah secara serentak ini adalah untuk meningkatkan jumlah produksi padi kita lebih baik jadi kalaupun ada hama yang menyerang minimal bisa berbagi ke daerah yang lain makanya masa penanaman ini harus serentak, serta tujuan utama program ini  adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani desa sesuai dengan visi dan misi pemerintah daerah kabupaten Simeulue. Hal ini disampaikan di dalam gedung balai desa Blang Sebel.

    "Kita harus turun ke sawah  jangan sampai ada lahan yang produktif kita biarkan sehingga menjadi sarang hama dilingkungan persawahan sekitarnya".

    Persiapan turun ke sawah disampaikan Camat Teupah Selatan agar semua proses tahapan mulai dari perbaikan pagar, pembibitan, pengolahan lahan, penanaman dan pemeliharaan tanaman padi harus siap sesuai jadwal yang ditetapkan.  Setiap tahapan nantinya akan kita lakukan pengecekan ke lapangan, bersama Tim Uris Maro Kecamatan, jadi saya minta kepada seluruh pemilik lahan agar lebih serius dalam pelaksanaan Humasa Sebel.

    "Semua proses semua tahapan ini agar diselesaikan pada akhir bulan Juli 2019, kami dari Muspika Kecamatan, PPL dan Uris Maro serta Babinsa turun langsung ikut melihat dan meninjau pemagaran dan penanaman setiap wilayah desa kita", ujar Muhammad Yayan, SE yang juga alumni FE UNSYIAH Banda Aceh itu.

    Penulis: Riri Isthafa Najmi
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini