• Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Ada Kades yang Kelola ADD Tidak Transparan, Masyarakat Lapor ke Ormas LAKI

    Oct 24, 2019, 12:22 PM WIB Last Updated 2020-01-23T11:14:04Z
    Aceh Timur – Anggaran yang dikelola langsung oleh desa banyak menimbulkan masalah dan konflik di internal Pemerintahan desa, mulai dari perangkat desa sampai masyarakat dengan kepala desa, anggaran yang turun ke desa yang dikelola langsung oleh pihak Desa memang sangat Besar, Mulai dari Alokasi Dana Desa, (ADD) yang bersumber dari APBD Kabupaten dan di tambah Dana Desa (DD) yang bersumber dari APBN.

    Konflik terkait ini terjadi salah satunya di Desa Aramia kecamatan Bayeun kabupaten Aceh timur di mana masyarakat desa aramia mengadu permasalah tersebut kepada DPC Lembaga Swadaya Masyarakat ORMAS laki Aceh timur degan laporan bahwa Geuchik gampong aramia di lapor warganya kepala desa tidak transparan dengan masyarakat dalam pengelolaan dana desa  dana ADD 2018 dan dana APBN (BKPG-PNPM) 2018.

    Ketua Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI), Saiful Anwar yang di dampigi oleh puluhan masyarakat kepada Wartawan  mengatakan, Bahwa dirinya bersama masyarakat ingin melaporkan Kepala Desa aramia  di duga oleh warganya ada indikasi menyelewengkan dana ADD tahun 2018 dan BKPG tahun 2018.

    “Dalam kasus dugaan penyelewengan dana tersebut masyarakat menyebutkan ketidak transparannya pemimpin Gampong (pemerintahan Gampong) dengan masyarakat di mana pada setiap keluar dana desa tidak pernah diadakannya musyawarah, malah warga yg ingin tahu tentang perkembangan pembangunan Gampong juga tidak bisa, alias ditutup tutupi,” katanya

    Masyarakat sekarang bertanya - tanya ada apa dengan pimpinan mereka padahal menteri desa sudah pernah menyampaikan kepada publik bahwa tentang pengelola dana desa kepala desa degan masyarakat harus bekerja sama dan tranparan kepada masyarakat.

    “Kami sudah lelah degan sikap kepala desa kami, di setiap kami menanyakan kepada kepala desa maupun kepada aparatur Gampong tentang dana desa tidak pernah di gubrih oleh perangkat desa maupun kepala desa, selain itu pihak aparatur gampong sudah pernah di ajak untuk mengadakan cara musyawarah umum, tapi selalu dielak oleh-kepala desa tersebut,” 

    Ujarnya media konfirmasi dengan kepala desa melalui telpon yang mengatakan tidak benar atas laporan masyarakat nya  ke ormas LAKI.

    Saiful Anwar konfirmasi dengan  Zainuddin yang merupakan Camat kecamatan Bayeun untuk di evaluasi ke desa Aramia untuk memastikan laporan masyarakat . Zainuddin berjanji dalam beberapa hari akan memanggil kades untuk meminta keterangan nya. []
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini