• Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Jalan gampong Senkualan Kec.Serbajadi Amblas Akibat Luapan Air.

    Fauzal
    Jun 21, 2020, 2:01 PM WIB Last Updated 2020-06-21T07:02:24Z

    Aceh Timur | Wartanad.com - Jalan Lintas Desa Sekeulan - Umah Sunti, Kecamatan Sebajadi, Kabupaten Aceh Timur terancam putus akibat derasnya arus sungai lokop, sehingga membuat pinggir jalan terkikis serta mengakibatkan tanggul penhan air jebol.


    Kepala Desa Sekualan, Jasad menyampaikan kepada awak media jum'at 19 juni 2020 membenarkan adanya kondisi jalan gampong senkualan menuju gampung umah sunti dan gampong umah taring terancam putus, sehingga sulit untuk di lalui kenderaan roda dua dan empat.

    guyuran hujan dalam beberapa hari ini semakin lebat dan deras, sehingga masyarakat sangat menghoatirkan akan adanya banjir susulan yang akan melanda permukiman penduduk yang berada di gampong umah sunti dan umah taring apa bila tanggul tersebut tidak segera di perbaiki  katanya.


    "Jalan gampong senkualan,umah sunti sering di lintasi penduduk dan anakà sekolah , kini sudah tidak bisa di lewati serta menjadi akses penghubung ke Desa yang lain. Di perkirakan luapan air saat ini memuncak dengan diameter ketinggiannya mencapai dua meter  dari biasanya.


    "Penduduk di tiga desa tersebut, yakni Umah Sunti, Umah Taring  dan gampong senkualan terancam akan hadirnya banjir susulan dari hulu sungai lokop
    Karna di area permukiman penduduk tidak begitu jauh dari arus sungai tersebut," terangnya.

    Hal senada juga disampaikan Tokoh Pangku Lembaga Adat Kemukiman Jering, Nyaksyah, berharap kepada Pemerintah Provinsi Aceh melalui Dinas PUPR Kabupaten serta BPBD dan Dinas Perairan Kabupaten Aceh Timur segera dapat mengambil langkah tegas, guna membantu untuk mengatasi kegelisahan penduduk, mengingat jumlah penduduk di dua desa tersebut di perkirakan mencapai 500 jiwa.


    "kondisi banjir saat ini sangat mencekam para penduduk dan masyarakat setempat sangat ketakutan bahkan tidak bisa tidur nyenyak karna di koatirkan air akan menerjang dan masuk ke perkampungan umah sunti dan desa umah taring


    "Mengingat pada tragedi banjir bandang pada tahun 1998 yang silam telah banyak menimbulkan korban material harta benda. Bahkan jiwa serta rumah penduduk sehingga masyarakat menghoatirkan akan terulang kembali.,tutup Nyaksyah,""(said)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini