• Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    MGMP Wilayah Barat Aceh Timur di Gelar di SMAN 1 Simpang Ulim

    Apr 26, 2021, 1:39 PM WIB Last Updated 2021-04-26T06:39:40Z

    Wartanad.id - Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Wilayah Barat Kabupaten Aceh Timur tahun 2021 dilaksanakan di SMAN 1 Simpang Ulim mulai 30 Maret s.d 9 April 2021. Kegiatan Pembinaan dan Pendampingan MGMP ini bertujuan untuk meningkatan kompetensi guru dalam bidang pedagogik dan professional. Adapun peserta MGMP pada kegiatan ini berjumlah 300 peserta yang berasal dari 16 sekolah SMA dan SMK yang berada di wilayah barat aceh timur yaitu SMA Negeri 1 Madat, SMA Negeri 2 Madat, SMA Negeri 1 Pante Bidari, SMA Negeri 2 Pante Bidari, SMA Swasta Faturrahman, SMA Negeri 1 Simpang Ulim, SMA Negeri 1 Julok, SMA Negeri 1 Indra Makmu, SMA Negeri 1 Darul Falah, SMA Negeri 1 Nurussalam, SMA Negeri 1 Darul Aman, SMA Negeri 2 Idi, SMA Negeri 1 Idi Tunong, SMA Swasta Darussa’dah, SMA Negeri 1 Darul Ihsan, dan SMA Negeri 1 Idi Rayeuk.

    Kepala cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Timur, Drs. Husaini S. Pd., M. Pd., melalui Kasi Pengembangan Mutu GTK Syariful Azhar, S.Pd menyampaikan bahwa ada 15 mata pelajaran yang akan dilakukan pembinaan dan pendampingan selama 10 hari. “Pembinaan dan Pendampingan MGMP kali ini terdiri atas 15 mata pelajaran yaitu PAI, PKn, Matematika, Bahasa Indoensia, Bahasa Inggris, Sejarah, Bahasa Arab, PJOK, Bimbingan Konseling, Fisika, Kimia, Biologi, Sosiologi, Ekonomi dan Geografi. Masing-masing mapel berjumlah 20 peserta yang terdiri dari guru PNS dan non PNS” paparnya.

    Kegiatan MGMP tahun ini sedikit berbeda dari tahun sebelumnya, sejatinya dilaksanakan dalam satu ruang yang besar dengan kapasitas peserta yang banyak, namun karena sedang dalam masa pandemi maka kegiatan ini dibatasi dan dilaksanakan secara terpisah menjadi perkelas, dimana 1 ruang terdiri dari 20 peserta, tentu saja dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. “Iya, pelaksanaan MGMP tahun ini berbeda karena kita harus menerapkan protokol kesehatan sehingga kita batasi peruang hanya terdiri dari 20 peserta saja” tambahnya.

    Pada kegiatan ini terdapat 4 materi pokok yang diajarkan, yaitu penilaian dan penyusunan soal HOTS, pendalaman materi, pengembangan keprofesian berkelanjutan dan media pembelajaran berbasis IT. Keempat materi tersebut dibimbing oleh instruktur yang sudah berkompeten di bidangnya masing-masing. “Instruktur yang memberikan materi dalam kegiatan pembinaan dan pendampingan ini adalah guru-guru yang professional dari MGMP, ketua MGMP, Pengawas Sekolah dan IGI Aceh Timur yang telah memiliki sertifikat TOT”

    Melalui kegiatan pembinaan dan pendampingan yang berlangsung selama 10 hari diharapkan setiap peserta dapat menghasilkan produk pembelajaran berupa modul pembelajaran, soal HOTS, media pembelajaran berbasis TTS dan best practice. Pada akhir kegiatan setiap perwakilan kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil dari pelaksanaan kegiatan ini.

    Terkait persiapan pelaksanaan MGMP, Syariful mengapresiasi SMAN 1 Simpang Ulim sebagai tempat pelaksanaan MGMP “Alhamdulillah persiapan dari SMAN 1 Simpang Ulim luar biasa, kami mengucapkan terimakasih atas pelayanan maksimal yang diberikan sehingga pelaksanaan MGMP dapat berjalan dengan lancar”.

    Kepala SMAN 1 Simpang Ulim, Henni Mahera Siregar, S. Pd., M. Pd menyampaikan pihak sekolah telah menyediakan sarana dan prasarana yang memadai untuk pelaksanaan MGMP. “sarana dan prasarana sekolah sudah memadai seperti fasilitas ruang belajar, mushalla dan hal-hal lain kita pantau terus untuk kelancaran dan kenyamanan peserta dalam mengikuti kegiatan MGMP ini”ucapnya.

    Salah satu peserta MGMP dari SMAN 2 Pante Bidari, Eka Nasrianty, S.Pd., Gr menyampaikan pengalamannya selama mengikuti MGMP bahwa dirinya senang dan tertarik mengikuti kegiatan ini karena sangat diperlukan bagi seorang guru. “MGMP berlangsung dengan lancar dan menyenangkan karena didukung dengan kerjasama panitia yang baik, narasumber yang mantap serta tempat fasilitas dan media yang memadai. Materi yang diberikan juga sangat menarik dan memang sangat diperlukan bagi guru”tuturnya.

    Eka juga berharap pelaksanaan MGMP selanjutnya lebih mengutamakan kualitas produk. “harapan kami semoga kedepannya target yang ingin dicapai lebih mengedepankan kualitas daripada kuantitas hasil produk kegiatan itu sendiri”.

    Menurut Irmayati, S.Pd., M.Pd., peserta MGMP sekaligus ketua MGMP Biologi Aceh Timur yang bertugas di SMAN 1 Idi Rayeuk mengatakan, pelaksanaan kegiatan MGMP merupakan salah satu ikhtiar bersama dalam usaha meningkatkan kemampuan profesionalisme guru, melalui sistem pembagian wilayah ini memudahkan peserta dalam mengikuti kegiatan. “ini merupakan langkah yang bagus terlebih pelaksanaan dibagi dua wilayah ini memberikan kemudahan bagi peserta. Kita bisa lihat selama pelaksanaan dari kedua wilayah antusias peserta begitu luar biasa dalam mengikuti kegiatan dan tidak ada alasan lagi masalah jarak, Waktu dan biaya”ucapnya.

    Sementara itu Syariful berharap kedepannya lebih banyak peserta yang dapat mengikuti kegiatan MGMP untuk meningkatkan kompetensi pedagogi dan professional. “ini merupakan kegiatan di tahun ketiga, kedepan kita harapkan kegiatan ini terus berlangsung dengan durasi yang lebih lama dan peserta yang semakin banyak”.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini