• Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    memperingati 10 tahun saman, HIPEMAGAS Goncangkan Blang padang

    Nov 28, 2021, 1:31 PM WIB Last Updated 2021-11-28T06:31:08Z

    Wartanad.id - Banda Acehtepat 10 tahun yang lalu tari saman telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai salah satu Warisan Budaya Tak Benda milik Dunia, yang lahir dari Indonesia khususnya dari Gayo Lues Aceh, Tari Saman tentu harus dipertahankan serta dilestarikan keasliannya untuk itu, dalam rangka “memperingati 10 tahun saman sebagai Warisan Budaya Tak Benda” Himpunan pemuda pelajar dan mahasiswa gayo lues (HIPEMAGAS), gelar peringatan 10 tahun penetapan tari saman sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh UNESCO yang dilaksanakan di Lapangan Blang padang, Banda Aceh pada hari sabtu (27/11/2021) pukul 20.00 WIB sampai dengan selesai. Pertunjukan yang akan di tampilkan yaitu Melengkan, Saman inti Hipemagas, Saman Besesoneken, kemudian dilanjutkan dengan didong sesuk. Acara ini didukung oleh DSI (Duta Saman Institude) dan Pemerintahan Kabupaten Gayo Lues.

    Sejak pandemi COVID-19 yang melanda dunia, menyebabkan aktifitas menjadi terbatas, tidak bisa berkumpul dan harus senantiasa menjaga jarak serta memakai masker, konsentrasi terfokus dalam menangani wabah agar dapat terkendali dan tidak merajalela yang dapat menimbulkan banyak korban jiwa.

    Ketua Hipemagas Muhammad Fikri Akhyar mengenai acara tersebut mengatakan persiapan dari para panitia sudah 100%, “Alhamdulillah acara dapat berjalan dengan lancar dan sukses juga kami harapkan semoga di tahun depan dapat dilaksanakan lagi peringatan hari saman yang lebih besar agar budaya seni saman Gayo Lues selalu dikenang dan eksis kedepannya”. Ia juga menambahkan “acara ini juga dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan, karena seperti yang kita ketahui pandemi covid-19 belumlah berakhir dan semoga kita selalu dilindungi oleh Allah SWT dan segera dihilangkan pandemi ini”.

    Keberadaan tari saman yang sudah dikenang di Manca Negara, bukanlah diraih dengan serta merta, tentu ada upaya dan tokoh di dalammya, maka dari itu sudah sepatutnya kita sampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para Budayawan dan Pelestari saman. Semoga Allah SWT membalas semua jerih payah yang telah dilakukan sebagai nilai ibadah.

    Gayo lues kaya akan budaya dan keindahan alamnya dengan demekian kita sebagai pemuda marilah kita lestarikan dan kita jaga keasrian dan kemurniannya. 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini