• Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Ikut Zikir dan Doa Bersama di Kantor Samsat, Sekda Aceh Ajak ASN Tertib Bayar Pajak

    Azhar
    10 Feb 2022, 16.01 WIB Last Updated 2022-02-10T09:01:53Z
    Sekda Aceh dr. Taqwallah,M.Kes memberikan arahan usai mengikuti zikir dan doa bersama memohon dijauhkan dari wabah dan bencana Covid-19 yang diikuti oleh seluruh ASN Pemerintah Aceh secara virtual, di Samsat Kota Banda Aceh, Kamis (10/2/2022).

    Wartanad.id|Banda Aceh— Sekretaris Daerah Aceh Taqwallah, mengikuti zikir dan doa rutin keselamatan pandemi pada Kamis (10/2) bersama ASN di Kantor Samsat Kota Banda Aceh. Pada kesempatan itu, ia mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Aceh yang memiliki kendaraan untuk tertib membayar pajak tepat waktu. Pajak tersebut menjadi pendapatan daerah yang nantinya digunakan pemerintah untuk pembangunan.


    “Masing-masing kita wajib membayar pajak karena memiliki kendaraan pribadi, ” kata Taqwallah usai zikir dan doa rutin berlangsung kepada seluruh ASN yang ikut secara virtual.

    Dalam kesempatan tersebut, Sekda meminta beberapa pihak pengurus pajak Aceh di Samsat yang ikut zikir bersamanya untuk memberikan penjelasan kepada seluruh ASN terkait peran dan fungsi mereka dalam mengelola pajak kendaraan.


    Kepala Badan Pengelola Keuangan Aceh (BPKA) Azhari menjelaskan, Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) yang digunakan pemerintah untuk berbagai aktivitas pembangunan, salah satunya bersumber dari pendapatan daerah.

    “Pendapatan daerah ini harus dicari, salah satunya dari pajak masyarakat. Pihak yang mengelola pajak tersebut adalah Badan Pengelola Keuangan Aceh, ” kata Azhari.


    Sementara Samsat, kata Azhari, merupakan instansi yang menyelenggarakan pelayanan registrasi dan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Instansi ini dijalankan oleh tiga unsur penyelenggara pelayanan publik, yaitu, BPKA, Dirlantas, dan Jasa Raharja.


    “Setiap harinya Samsat di seluruh Aceh melayani sampai 3.400 unit kendaraan, ” kata Azhari.

    Azhari mengatakan, untuk meningkatkan pendapatan daerah, kini pihaknya meluncurkan program pemutihan pajak kendaraan kepada masyarakat. Selama dua bulan berjalan, 21 ribu unit lebih kendaraan masyarakat menerima insentif.


    Kepala PT Jasa Raharja Cabang Aceh, Regy S. Wijaya, mengatakan, instansi yang ia pimpin tersebut bertugas untuk memberikan santunan bagi masyarakat yang mengalami kecelakaan dalam perjalanan. Baik perjalanan darat, laut, sungai, danau, maupun udara.

    Ia mengatakan, sumbangan yang diberikan tersebut bersumber dari pajak kendaraan masyarakat yang dikutip pihaknya di Samsat.


    “Kalau bapak ibu membayar pajak ke Samsat, maka otomatis telah membayar biaya kecelakaan lalu lintas, otomatis juga telah menjadi penolong untuk korban kecelakaan, ” kata Regy.


    Dalam kesempatan itu, Regy meminta seluruh ASN yang ikut zikir dan doa untuk melaporkan ke pihak unit Lakalantas Kepolisian bila mengalami kecelakaan lalulintas saat berkendaraan. Ia mengatakan, sistem Jasa Raharja dengan kepolisian sudah terintegrasi sehingga nantinya akan diproses sesuai prosedur.


    Safri AK, salah satu masyarakat yang menerima pelayanan Samsat mengatakan, pelayanan instansi tersebut kian mudah dan praktis. Berbagai inovasi pelayanan dirasakannya, seperti drive thru dan Samsat keliling.

    “Dengan adanya layanan unggulan ini masyarakat semakin semangat bayar pajak, kami berterimakasih atas semua layanan ini, ” kata Safri.


    Sebagaimana diketahui, acara rutin tersebut diikuti secara virtual oleh ASN Pemerintah di seluruh SKPA beserta UPTD di kabupaten/kota, seluruh guru SMA, SMK, SLB di Aceh, dan seluruh pegawai BUMD seperti Bank Aceh dan PT PEMA. Setidaknya lebih dari 900 partisipan virtual yang ikut hari ini. Tiap partisipan diisi 5 sampai 10 peserta. [•]

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini