• Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Pemkab Tutup Mata : Jalan Penghubung 3 Desa Antar Kecamantan "Bagai Kubangan Kerbau"

    Azhar
    Mar 21, 2022, 8:00 PM WIB Last Updated 2022-03-21T19:04:36Z
    Wartanad.id|Aceh Utara - Sejumlah warga di tiga Desa dalam wilayah Kecamatan Seuneuddon, Kabupaten Aceh Utara melakukan aksi protes terhadap pemkab Aceh Utara. Karena sepanjang 2 Km jalan penghubung antar Kecamatan di wilayah setempat sudah puluhan tahun rusak parah. 

    Menurut warga setempat, aksi protes keras yang mereka lakukan. akibat kurangnya kepedulian Pemerintah  nya. 

    "Walaupun sudah berkali-kali pernah diusulkan dalam Musrenbang Kecamatan di setiap tahunnya, tapi belum pernah ada realisasi dari Pemkab Aceh Utara terhadap permintaan masyarakat agar segera di perbaiki jalan penghubung antar Kecamatan di wilayah Seunuddon," ungkap Seorang warga setempat. Senin, (21/03/2022). 

    Warga juga menjelaskan, bahwa masyarakat sudah sangat kecewa terhadap kinerja Pemerintah Daerah, pasalnya pemkab Aceh Utara terkesan tutup mata dan tidak ada kepedulian sedikitpun terhadap kepentingan masyarakat, terutama terhadap perbaikan jalan umum. 

    "Kami merasa sangat kecewa terhadap Pemkab Aceh Utara dan Pemerintah Aceh, yang seakan tutup mata dan tidak pernah peduli terhadap kepentingan rakyatnya, padahal jalan ini sudah kita ajukan disetiap kali Musrenbang di Kecamatan setiap tahunnya, namun tidak pernah ada realisasi.

    Oleh karena nya warga melakukan aksi protes hari ini. "Jalan ini penghubung beberapa Kecamatan yang panjang nya sekitar 2 Km bahkan juga berfungsi sebagai jalan utama pada saat warga menuju pusat Pemerintahan Kabupaten Aceh Utara," imbuh seorang warga lainnya. 

    Adapun Desa yang terhubung langsung dengan jalan tersebut meliputi Gampong Menasah Sagoe, Matang Puntong, Tanjong Geuleumpang dan Meunasah Pante Kecamatan Baktiya Barat," kata Amirudruddin salah satu perwakilan peserta aksi saat ditemui di lokasi. 

    Dikatakan, jalan tersebut sangatlah pentin bagi masyarakat dibeberapa Desa, selain sebagai jalur lintas masyarakat dan anak sekolah, juga sebagai jalur sumber kehidupan masyarakat untuk mengangkut hasil usahan mereka.

    "Jalan ini digunakan masyarakat disini untuk mengangkut hasil pertanian, perikanan dan usaha dagang lainya untuk mendongkrak ekonomi masyarakat. Masyarakat sangat berharap pemerintah mau memperhatikan dan segera membangun jalan akses pertumbuhan ekonomi masyarakat di beberapa Desa ini," harapnya. 

    Selain pembangunan jalan, lanjut Amir, kami juga mohon kepada pihak terkait untuk membangun talud penahan sisi jalan, supaya sisi jalan tidak terus longsor, terlebih pada saat musim hujan dan air pasang turut menggenangi badan jalan", pungkas Amir. 

    Hal senada juga disampaikan seorang warga lain nya, akibat kubangan dibadan jalan Seunuddon, "Banyak warga menjadi korban laka lantas, warga mengalami kecelakaan akibat terperosok ke luba jalan tersebut, termasuk anak sekolah jalan ini sering memakan korban, apalagi kalau malam hari jalan ini sangat gelap, akibatnya pengendara sepeda moto: tak dapat mengelak akibat banyaknya lubang di tengah badan jalan yang di genangi air akibat banjir pasang purnama". Ungkapnya. 

    Camat Seunuddon, Muslem melalui WhatshApp saat di konfirmasi awak media mengucapkan terimakasih kepada para wartawan yang telah memberikan informasi terkait jalan rusak tersebut. 

    "Kami pihak Muspika berterimakasih atas informasinya, kami akan menindak lajut dan meneruskan ke dinas teknis " sebutnya.
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini