-->
  • Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Yonzipur 16/Dhika Anoraga Rampungkan Pembangunan Jembatan Bailey Desa Anak Laut, Aceh Singkil

    Azhar
    Jan 25, 2026, 4:13 PM WIB Last Updated 2026-01-25T09:14:54Z
    Wartanad.Id | Aceh Singkil — Prajurit Yonzipur 16/Dhika Anoraga berhasil menyelesaikan pembangunan Jembatan Belly Garuda di Desa Anak Laut, Kabupaten Aceh Singkil, Sabtu (24/01/2026). Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung konektivitas wilayah serta memperlancar aktivitas masyarakat, khususnya di daerah yang memiliki keterbatasan akses transportasi.

    Jembatan Belly Garuda tersebut dibangun untuk menggantikan akses sementara yang sebelumnya sulit dilalui, terutama saat kondisi cuaca kurang bersahabat seperti hujan deras dan pasang air. Sebelum adanya jembatan ini, warga setempat harus menempuh jalur alternatif yang memakan waktu lebih lama dan berisiko, sehingga menghambat mobilitas harian, aktivitas ekonomi, serta distribusi hasil pertanian dan perikanan.

    Dalam proses pengerjaannya, prajurit Yonzipur 16/Dhika Anoraga bekerja secara profesional, disiplin, dan terkoordinasi, mulai dari tahap persiapan lahan, perakitan rangka jembatan belly, hingga pemasangan dan penguatan konstruksi di atas bentangan sungai. Seluruh tahapan dilakukan dengan memperhatikan standar keselamatan dan aspek teknis, sehingga jembatan yang dibangun dapat digunakan dengan aman dan sesuai peruntukannya oleh masyarakat.

    Komandan Yonzipur 16/Dhika Anoraga melalui perwakilannya menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini tidak hanya bertujuan untuk mempermudah akses transportasi warga, tetapi juga sebagai bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat dalam membantu percepatan pembangunan infrastruktur di daerah. “Kami berharap keberadaan Jembatan Belly Garuda ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Anak Laut, baik dalam mendukung kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun akses pelayanan sosial dan pemerintahan desa,” ungkapnya.

    Dengan selesainya pembangunan jembatan tersebut, mobilitas warga kini menjadi lebih lancar. Anak-anak sekolah dapat menempuh perjalanan dengan lebih aman, para petani dan nelayan lebih mudah mengangkut hasil produksinya ke pusat-pusat pemasaran, serta akses menuju fasilitas kesehatan dan layanan pemerintahan desa menjadi semakin terbuka. Hal ini diharapkan dapat berdampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

    Masyarakat Desa Anak Laut menyambut gembira dan mengapresiasi kerja keras prajurit Dhika Anoraga. Salah seorang tokoh masyarakat setempat mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang telah diberikan. Menurutnya, jembatan ini merupakan harapan lama warga yang akhirnya terwujud, sehingga sangat membantu dalam menunjang aktivitas sehari-hari.

    Pembangunan Jembatan Belly Garuda ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata hingga ke pelosok daerah. Ke depan, diharapkan kerja sama seperti ini dapat terus terjalin dan dikembangkan dalam berbagai program pembangunan lainnya demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah Aceh Singkil dan sekitarnya.

    Dengan semangat gotong royong dan pengabdian tanpa batas, prajurit Yonzipur 16/Dhika Anoraga kembali menunjukkan peran aktifnya tidak hanya sebagai alat pertahanan negara, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan nasional dari daerah.
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini