Wartanad.id - Acehselatan - Sebanyak 18 siswa dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga SMA di Kecamatan Pasie Raja menjalani perawatan medis setelah diduga keracunan makanan dari program MBG. Sebanyak 14 siswa dirawat inap di UPTD Puskesmas Ujung Padang Rasian, sementara empat lainnya menjalani rawat jalan.
Seluruh korban mengalami gejala serupa, seperti sakit perut hebat, mual, muntah, serta bentol kemerahan disertai rasa gatal.
Menu yang dikonsumsi berasal dari distribusi MBG oleh Yayasan Ruang Kito Basamo melalui SPPG Gampong Ujung Padang Asahan, Kecamatan Pasie Raja. Paket makanan berisi bakso, mi goreng, susu, roti, telur ayam, telur itik asin, serta minuman es kacang.
Menyikapi hal itu Kapolres Polres Aceh Selatan, AKBP T. Ricki Fadlianshah, melalui Kasat Reskrim Iptu Narsyah Agustian menyampaikan bahwa tim langsung bergerak cepat begitu menerima laporan. Sejak Jumat malam, petugas telah turun ke lapangan untuk menelusuri sumber persoalan.
“ Tim sudah melakukan pengecekan ke puskesmas, kemudian ke dapur SPPG, dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Aceh Selatan terkait uji laboratorium terhadap sampel makanan,” ujar Kasi Humas Ipda Ahmad Syarif, Minggu (1/3/2026).
Penyelidikan mencakup pemeriksaan fasilitas layanan kesehatan tempat korban mendapatkan perawatan, peninjauan dapur penyedia MBG, hingga pengambilan sampel makanan untuk diuji secara ilmiah. Hasil uji laboratorium akan menjadi dasar penting dalam menentukan penyebab insiden tersebut.
Selain itu, kepolisian juga berencana memanggil sejumlah pihak untuk dimintai klarifikasi. Pemeriksaan ini dilakukan guna memastikan apakah terdapat unsur kelalaian atau pelanggaran dalam proses penyediaan makanan.
Polisi menegaskan bahwa penanganan kasus dilakukan secara profesional dan transparan. Perkembangan terbaru akan disampaikan kepada publik setelah hasil uji laboratorium dan rangkaian penyelidikan rampung. Hingga kini, aparat masih mengumpulkan data dan keterangan tambahan di lapangan.(zasrial)