-->
  • Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Bupati Pidie Jaya Terima Kunker Wali Nanggroe, Tinjau Krueng Meureudu hingga Lahan Pertanian Warga

    Fauzal
    May 5, 2026, 11:20 AM WIB Last Updated 2026-05-05T04:42:17Z

     

    Bupati Pidie Jaya Terima Kunker Wali Nanggroe, Tinjau Krueng Meureudu hingga Lahan Pertanian Warga. ( Foto Dokumentasi Wartanad.id)


    PIDIE JAYA ( Wartanad.id)— Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menerima kunjungan kerja Paduka Yang Mulia (PYM) Tgk. Malek Mahmud Al Haytar yang disambut langsung oleh Bupati H. Sibral Malasyi bersama unsur Forkopimda dan jajaran dinas terkait. Kunjungan tersebut berlangsung di Gampong Dayah Usen, sekaligus dilanjutkan dengan peninjauan ke Krueng Meureudu serta lahan pertanian masyarakat di Gampong Beuringen, Kecamatan Meurah Dua, Senin (4/5/2026).


    Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat dalam mendorong pembangunan berbasis potensi lokal. Fokus utama diarahkan pada sektor pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Pidie Jaya.


    Dalam keterangannya, Bupati H. Sibral Malasyi menegaskan bahwa kehadiran Wali Nanggroe bukan sekadar agenda seremonial, melainkan memiliki makna strategis dalam memastikan arah kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.


    “Ini bukan sekadar kunjungan biasa, tetapi langkah konkret untuk memperkuat sinergi dalam mendorong ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. Pemerintah akan terus fokus memberikan dukungan nyata di sektor pertanian,” ujar Bupati.


    Peninjauan ke Krueng Meureudu juga menjadi perhatian penting dalam konteks pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan. Sungai tersebut memiliki peran vital dalam mendukung irigasi lahan pertanian warga, sehingga keberlanjutannya perlu dijaga secara bersama-sama.



    Sementara itu, PYM Wali Nanggroe Tgk. Malek Mahmud Al Haytar menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai adat dalam setiap proses pembangunan. Ia mengingatkan bahwa pengelolaan sumber daya daerah tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi, tetapi juga harus memperhatikan kearifan lokal dan keberlanjutan lingkungan.


    “Pembangunan harus tetap berpijak pada nilai adat dan budaya, sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” pesannya.


    Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan lembaga adat, sekaligus mempercepat realisasi program-program strategis di sektor pertanian. Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya optimistis, langkah ini akan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.


    Menutup kegiatan tersebut, Bupati kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kebijakan yang pro-rakyat.


    “Harapan kami, sinergi ini melahirkan langkah besar bagi kemajuan daerah dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” tutupnya.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini