-->
  • Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Pencurian Sawit dan Narkoba Diduga Merajalela di Klumpang, Aparat Penegak Hukum Disorot Publik

    Fauzal
    May 17, 2026, 12:45 AM WIB Last Updated 2026-05-16T17:45:49Z

     

    Pencurian Sawit dan Narkoba Diduga Merajalela di Klumpang, Aparat Penegak Hukum Disorot Publik. ( Foto Dokumentasi Wartanad.id)


    Hamparan Perak ( Wartanad.id) — Aksi pencurian buah kelapa sawit di wilayah Kebun Klumpang, Kecamatan Hamparan Perak, diduga semakin merajalela dan menjadi perhatian serius masyarakat. Aktivitas ilegal tersebut disebut-sebut telah berlangsung cukup lama dan menyebabkan kerugian besar terhadap aset negara, khususnya di area perkebunan milik PTPN II. Minggu ( 17/05/2026)


    Ironisnya, hingga saat ini para pelaku pencurian sawit maupun penampung hasil curian diduga belum tersentuh hukum. Masyarakat pun mulai mempertanyakan kinerja aparat penegak hukum yang dinilai belum mampu mengungkap jaringan pelaku di lapangan.


    Informasi yang dihimpun menyebutkan, praktik pencurian sawit tersebut diduga berlangsung hampir setiap hari dengan nilai omzet yang diperkirakan mencapai jutaan rupiah per hari. Buah sawit hasil curian diduga langsung dijual kepada penadah yang hingga kini belum pernah ditindak secara serius.


    “Sudah terlalu lama terjadi. Sawit milik negara hilang terus setiap hari, tapi sampai sekarang maling dan penampungnya tidak pernah tertangkap,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

    Tidak hanya kasus pencurian sawit, masyarakat juga menyoroti dugaan maraknya peredaran narkoba di kawasan Klumpang, khususnya di wilayah Pasar 2 Kebun Klumpang. Warga menduga aktivitas peredaran narkotika berlangsung secara terang-terangan tanpa adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum.


    Bahkan, seorang pria berinisial G alias “Gambos” disebut-sebut oleh warga sebagai sosok yang diduga mengetahui aktivitas peredaran narkoba di kawasan tersebut. Namun hingga kini, belum ada penindakan yang terlihat secara nyata terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat.

    Kondisi ini memicu kekecewaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum di wilayah hukum Polsek Hamparan Perak. Sejumlah warga menduga adanya pembiaran sehingga praktik pencurian sawit dan peredaran narkoba terus berkembang tanpa hambatan.

    “Masyarakat berharap jangan ada kesan aparat tutup mata. Karena kejadian ini sudah lama berlangsung dan sangat meresahkan,” ungkap warga lainnya.


    Masyarakat juga mendesak Polda Sumatera Utara, khususnya Direktorat Reserse Narkoba dan jajaran terkait, agar segera turun langsung melakukan penindakan menyeluruh terhadap dugaan maraknya narkoba dan pencurian sawit di kawasan Klumpang dan Hamparan Perak.

    Selain itu, publik meminta perhatian serius dari pihak Humas dan pengawasan internal kepolisian agar melakukan evaluasi terhadap penanganan keamanan di wilayah tersebut. Warga berharap aparat bertindak tegas tanpa pandang bulu demi menyelamatkan aset negara serta melindungi masyarakat dari bahaya narkotika.


    Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polsek Hamparan Perak maupun Polda Sumatera Utara terkait dugaan yang berkembang di tengah masyarakat tersebut.


    Jurnalis: Eka Syahputra/ Yudna 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini