-->
  • Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Tragedi Pulo Keunari Jangan di Diamkan ! DPRK Pidie DITANTANG buktikan fungsi Pengawasan, NYAWA Warga Menjadi Taruhan

    Fauzal
    Nov 6, 2026, 6:08 PM WIB Last Updated 2026-11-06T12:19:58Z

     

    RATUSAN MAHASISWA MEMASUKI GEDUNG DPRK PIDIE, TERKAIT TRAGEDI PULO KEUNARI JANGAN DIAMKAN! DPRK PIDIE DITANTANG BUKTIKAN FUNGSI PENGAWASAN, NYAWA WARGA MENJADI TARUHAN.( Foto Istimewa)


    PIDIE ( Wartanad.id) – Tragedi berdarah di Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, tidak boleh berakhir hanya dengan pernyataan dan klarifikasi sepihak. Satu warga meninggal dunia ( Syahid), belasan lainnya mengalami luka-luka. Kini, pertanyaan besar menggantung di tengah masyarakat: siapa yang harus bertanggung jawab atas peristiwa tersebut? Jum'at ( 06/11/2026)


    Persoalan ini bukan lagi sekadar penertiban pengibaran sebuah bendera. Ini menyangkut keselamatan warga sipil, penggunaan senjata oleh aparat, prosedur penggunaan kekuatan, serta kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.


    Ratusan mahasiswa telah turun ke jalan dan mendatangi gedung DPRK Pidie. Mereka meminta para wakil rakyat tidak tinggal diam dan segera memanggil pimpinan Kodim 0102/Pidie untuk memberikan penjelasan secara terbuka mengenai tragedi yang terjadi saat kegiatan Maulid di Pulo Keunari.



    Sejumlah Mahasiswa Dan 15 Anggota DPRK Pidie Tetap Bersabar Menerima Satu persatu Tuntutan Kini, bola berada di tangan DPRK Pidie.JANGAN HANYA DUDUK MENERIMA ASPIRASI!


    Ketua DPRK Pidie bersama 15 anggota dewan memang telah menerima mahasiswa. Namun, mahasiswa masih mendesak agar seluruh anggota DPRK hadir dalam forum tersebut.


    Penjelasan Ketua DPRK bahwa sejumlah anggota sedang berada di luar daerah, bahkan disertai pembacaan surat perjalanan dinas di hadapan mahasiswa, merupakan klarifikasi mengenai ketidakhadiran mereka.


    Tetapi masyarakat tentu membutuhkan lebih dari sekadar penjelasan administratif. Yang ditunggu adalah keberanian lembaga legislatif menjalankan fungsi pengawasan dan memastikan tuntutan masyarakat ditindaklanjuti.


    Jangan sampai demonstrasi hanya menjadi agenda sehari, aspirasi dicatat, kemudian persoalan kembali tenggelam tanpa kepastian.


    PENGGUNAAN SENJATA HARUS DIJELASKAN SECARA TERBUKA


    Pertanyaan paling mendasar dalam tragedi Pulo Keunari adalah bagaimana penggunaan senjata berlangsung hingga mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan warga mengalami luka-luka.


    Jenis amunisi apa yang digunakan? Siapa yang memberikan perintah? Bagaimana prosedur penggunaan senjata diterapkan? Apakah seluruh tindakan personel di lapangan telah sesuai dengan ketentuan?


    Semua pertanyaan itu tidak boleh dijawab dengan dugaan. Harus ada pemeriksaan objektif, bukti medis, pemeriksaan balistik, keterangan saksi, dan rekonstruksi kejadian apabila diperlukan.


    Tidak boleh ada pihak yang kebal dari pemeriksaan apabila ditemukan dugaan pelanggaran hukum.


    PERDAMAIAN ACEH JANGAN DIPERTARUHKAN


    Aceh memiliki sejarah panjang konflik dan perjalanan perdamaian yang harus dijaga bersama. Karena itu, setiap peristiwa yang melibatkan aparat dan masyarakat sipil harus ditangani secara hati-hati, transparan, serta berdasarkan hukum.


    Jangan biarkan persoalan di Pulo Keunari berkembang menjadi ketidakpercayaan masyarakat terhadap institusi negara.


    Penyelesaian yang terbuka bukan untuk memperkeruh keadaan, melainkan untuk memastikan keadilan, menjaga kepercayaan publik, dan mencegah terulangnya peristiwa serupa.


    KELUARGA KORBAN MENUNGGU KEADILAN, MASYARAKAT MENUNGGU KEBENARAN!


    Satu nyawa manusia tidak boleh dianggap sebagai angka dalam sebuah laporan kejadian.


    Keluarga korban berhak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Warga yang terluka berhak mendapatkan perhatian dan kepastian penanganan. Masyarakat juga berhak mengetahui hasil pemeriksaan secara transparan.


    DPRK Pidie harus memastikan aspirasi mahasiswa tidak berhenti di ruang pertemuan. Panggil pihak terkait melalui mekanisme kelembagaan, minta penjelasan resmi, dan dorong proses pemeriksaan yang independen serta akuntabel.


    Jika memang tidak ditemukan pelanggaran, buktikan melalui hasil pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan. Sebaliknya, apabila ditemukan pelanggaran, proses sesuai hukum tanpa pandang bulu.


    JANGAN BIARKAN TRAGEDI PULO KEUNARI MENJADI TANDA TANYA BERKEPANJANGAN!


    Kebenaran harus dibuka. Keadilan harus diperjuangkan. Dan keselamatan masyarakat sipil harus menjadi prioritas.


    CATATAN REDAKSI WARTANAD.ID: Seluruh dugaan dan pertanyaan terkait penggunaan senjata dalam insiden ini harus diuji melalui penyelidikan yang objektif. Pihak Kodim 0102/Pidie, DPRK Pidie, serta lembaga berwenang perlu diberikan ruang untuk menyampaikan klarifikasi dan hasil pemeriksaan.


    WARTANAD.ID – TAJAM, BERIMBANG, DAN BERANI MENGUNGKAP FAKTA.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini