• Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Hari Bhakti Imigrasi ke-69 di Banda Aceh, Launching Aplikasi APAPO

    Jan 29, 2019, 1:04 PM WIB Last Updated 2020-01-23T13:10:35Z
    Irawan Plt Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh (kanan memegang piagam penghargaan).

    wartanasional.co, Banda Aceh 
    - Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh, dalam rangka menyambut Hari Bhakti Imigrasi ke-69 yang jatuh pada tanggal 26 Januari 2019 telah sukses melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan seperti layanan Paspor Simpatik, Penyebaran Informasi, Bakti Kebersihan, Tabur Bunga, Donor Darah, Jalan Santai (Fun Walk), Bakti Sosial dan Imigration Goes To School.

    Upacara Hari Bhakti Imigrasi ke-69 dipimpin oleh Agus Toyib Bc IP MH, Kakanwil Kemenkumham Aceh, Acara Upacara tersebut dirangkai dengan penyerahkan piagam penghargaan kepada tiga pegawai teladan Kantor Imigrasi Banda Aceh, yaitu, T Mirza Mahardani, Syahrul, dan Devi Yulia. Turut hadir saat upacara ini perwakilan Pemerintah Aceh, Polda Aceh, dan Kodam IM. Seusai upacara, Agus Toyib memberikan nasi tumpeng kepada pegawai tertua Syahril dan pegawai purnabakti atau pensiun, Muhammad Arsyad.

    Plt Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh, Irawan mengatakan, Sebenarnya Hari Bhakti Imigrasi jatuh pada hari Minggu tanggal 26 Januari 2019 tapi karena instruksi dari pusat Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkumham bahwa upacaranya dilaksanakan Senin.

    Rangkaian Kegiatan Hari Bhakti Imigrasi ke-69

    "Dalam rangka menyambut Hari Bhakti Imigrasi ke-69 juga disertai dengan Launching Aplikasi Pendaftaran Antrean Paspor Online (APAPO), Aplikasi ini bertujuan untuk memudahkan serta lebih praktis dan cepat dalam pendaftaran antrean permohonan paspor yang dapat dilakukan secara online." Kata Irawan, di sela-sela acara, kepada wartanasional.co, di Kantor Imigrasi, Banda Aceh, Senin (28/1).

    Irawan mengatakan, Aplikasi APAPO ini bisa diakses melalui Smartphone Android dan sudah bisa diunduh mulai hari, dalam penerapannya setelah didownload dan diinstal pemohon dapat melakukan pendaftaran, sehingga jadwal antrean untuk pengambilan data biometrik (foto) dan wawancara lebih pasti waktunya. lalu pemohon dapat mengisi nomor antrian sesuai Kantor Imigrasi tempatnya membuat paspor, seperti diketahui di Aceh ini ada 6 Kantor Imigrasi yaitu, Banda Aceh, Lhokseumawe, Langsa, Sabang, Meulaboh dan Takengon.

    “Dengan adanya APAPO tahun ini orang bisa bebas mendaftar secara online dan bisa mengatur waktu sendiri kapan datang ke Kantor Imigrasi sehingga tidak perlu repot menunggu antrean di kantor. Tentu disamping itu dibatasi jumlah kuotanya, jadi mereka memilih jam berapa bisa datang ke Kantor Imigrasi berdasarkan permohonannya waktu online. Mengenai pesyaratan pembuatan paspor masih sama dengan seperti dulu yakni, KTP, KK, Akta Lahir atau Ijazah/Buku Nikah." terangnya.

    Irawan juga menjelaskan mengenai biaya pembuatan paspor yakni Rp. 355 ribu/paspor, pembayarannya ini bisa dilakukan lewat Kantor Pos, Rekening Bank atau Mesin ATM, tarif pembuatan paspor ini sebagai Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

    Lebih lanjut Irawan menerangkan, untuk  proses pembuatan tetap sama membutuhkan waktu selama 3 hari kerja, setelah pengambilan foto dan klarifikasi persyaratan.

    “Dari Kegiatan Hari Bhakti Imigrasi ke-69 ini Harapannya semoga ke depan kami akan memberi pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat. Serta pengawasan kepada orang asing akan ditingkatkan dan lebih selektif lagi." tutupnya. (fan)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini