• Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Makmur Budiman SE : Untuk Memajukan Perekonomian Aceh Diperlukan Kerjasama Pemerintah Daerah dan Swasta

    Feb 23, 2019, 12:58 AM WIB Last Updated 2020-01-23T13:10:32Z
    wartanasional.co, Banda Aceh - Untuk memajukan ekonomi Aceh diperlukan praktisi-praktisi ekonomi, praktisi pelaku ekonomi di Aceh kebanyakan dari pihak swasta, para praktisi swasta ini bisa membina beberapa contoh soal ekonomi mungkin seperti di sektor perikanan, sektor peternakan, sektor pertanian dan lain-lain.

    Hal tersebut disampaikan Makmur Budiman SE di sela-sela acara pelantikan pengurus ISEI, Banda Aceh, (20/2). Dalam acara tersebut Makmur Budiman terpilih sebagai Ketua ISEI, "Jadi selama ini yang terlibat di pembahasan anggaran adalah SKPA dan DPR, mungkin akan lebih efektif dalam pembahasan dilibatkan pihak-pihak praktisi swasta seperti dari ikatan sarjana ekonomi, ikatan perikanan, ikatan peternakan dan lain-lain." harap Makmur.

    Ia menambahkan yang perlu kita harus garis bawahi sekarang ini adalah defisit perdagangan kita sangat timpang sekali, artinya satu contoh kita punya anggaran puluhan triliun, tapi untuk pemakaian komponen lokal sangat sedikit, termasuk untuk soal konsumsi telur, kita sekarang melakukan pembelian telur sekitar 700 miliar pertahun, itu terjadi perputaran ekonomi di Medan bukan di Aceh.

    "Kita berharap semoga tumbuh pengusaha-pengusaha lokal yang berusaha untuk membatasi defisit neraca perdagangan secara pelan-pelan. Sehingga perputaran ekonomi ini tidak tergantung lagi di Medan, kalau terjadi perputaran ekonomi di Aceh mungkin ekonomi Aceh menjadi maju dan kuat." terangnya.

    Makmur mengatakan, Gubernur Aceh selaku pemegang saham sangat memprioritaskan UKM-UKM, Gubernur Aceh kepada Bank Aceh untuk melakukan reformasi untuk membentuk divisi UKM, disini Pemerintah daerah dan Gubernur Aceh sebagai pemegang saham pengendali sangat memprioritaskan berkembangnya UKM-UKM artinya selama ini mungkin pihak UKM juga melapor kepada Pemerintah daerah, apa saja yang terjadi kesulitan-kesulitan pada mereka, dan nanti mungkin juga peran ISEI ke depan akan lebih serius memperhatikan pekerjaan-pekerjaan UKM sesuai dengan misi visi ISEI.

    Dengan memperhatikan UKM, bisa mendorong perekonomian di Aceh, yang paling penting memperbaiki defisit neraca perdagangan antara Banda Aceh dengan Medan, pelan-pelan dengan berkembangnya UKM itu akan mengurangi tingkat kemiskinan dan penganguran memang secara bertahap tidak bisa instan dan memerlukan proses bertahap, juga kemungkinan kita perlu revolusi beberapa hal seperti cara berpikir kita  harus kita rubah seperti kerja keras serta melakukan terobosan-terobosan untuk kemajuan UKM, juga diharapkan Gubernur bisa membantu pemodal para ekonomi lemah.

    "Kami berharap perekonomian di Aceh bisa berkembang, secara pelan-pelan semuanya yang kita inginkan bisa tercapai serta memang harus melakukan revolusi di beberapa bidang, bantuan modal kita berharap dengan adanya kerjasama dengan Pemerintah Daerah, Gubernur sebagai pemegang saham pengendali, mudah-mudahan ada suatu harapan baru bank pembangunan daerah untuk berpikir kepada sektor-sektor yang produktif dengan memberdayakan UKM-UKM di Aceh, yang mungkin segera kita akan melakukan invetarisir keluhan-keluhan apa yang selama ini dihadapi oleh UKM, kalau seandainya butuh modal nanti akan kita bicarakan juga dengan pihak-pihak perbankan nasional dan bank Aceh." Ujarnya.

    Lanjutnya Gubernur juga sedang melakukan invetarisir UKM-UKM yang ada dan UKM-UKM yang akan ada dan nanti akan dilakukan pertemuan dengan seluruh UKM yang ada di Aceh untuk dibicarakan kesulitan-kesulitan UKM di Aceh apa saja. Mudah-mudahan nanti Gubernur Aceh bisa melibatkan Bank Aceh dan Bank-bank Nasional dalam rangka untuk kepentingan UKM di Aceh.

    "Kita sangat optimis dengan Gubernur Aceh sebagai pemegang saham pengendali tapi juga itu tergantung kepada masyarakat kita, masyarakat kita butuh kerja keras, perlu pengetahuan baru perlu study banding dan juga perlu political will dari UU pemerintah yang nanti semua yang kita inginkan jadi lebih efektif tidak hanya dari satu pihak dari pemerintah, masyarakat atau pengusaha semuanya butuh kolaborasi kerjasama untuk mencapai tujuan yang sama, dalam mendorong memajukan ekonomi Aceh ke arah yang lebih baik."tutupnya.(fan)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini