• Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Makmur Budiman SE Terpilih Sebagai Ketua ISEI Periode 2019-2022

    Feb 22, 2019, 11:38 AM WIB Last Updated 2020-01-23T13:10:33Z
    wartanasional.co, Banda Aceh - Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Banda Aceh Gelar Rapat Anggota ISEI Cabang Banda Aceh Tahun 2019 dan Bincang Ekonomi dengan mengangkat tema "Optimalisasi Potensi Ekonomi Aceh Sebagai Solusi Pengentasan Kemiskinan".di Gedung Bank Indonesia (BI) Perwakilan Aceh, Banda Aceh, Rabu (20/2).

    Dalam Rapat tersebut Makmur Budiman SE terpilih sebagai Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Banda Aceh periode 2019-2022, Pengusaha Aceh ini menggantikan Ketua ISEI Cabang Banda Aceh periode sebelumnya Mirza Tabrani.

    Dalam kesempatan tersebut Makmur mengatakan, kami akan membawa ISEI untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Aceh dalam memajukan ekonomi di Provinsi Aceh. Oleh karena itu diperlukan adanya sinergi antara ISEI dengan Pemerintah Aceh termasuk dengan berbagai lembaga lain.

    Ia juga menjelaskan ISEI siap memberikan masukan yang membangun kepada Pemerintah Aceh untuk kemajuan Aceh. Seperti mengatasi neraca perdagangan antara Aceh dengan Sumut, ISEI siap membantu untuk mengatasinya.

    "Kami juga ISEI akan melakukan salah satu program yang akan dilaksanakan adalah membuka training center untuk para keuchik."ujarnya.

    Ia menerangkan kenapa hal ini dilakukan, karena untuk meningkatan kapasitas perangkat desa dalam mengelola dan memanfaatkan dana desa, sehingga terhindar juga dari persoalan hukum di kemudian hari.

    “Oleh karena itu kita akan bantu dengan memberi pelatihan kepada para keuchik agar tepat sasaran dalam menggunakan dana desa secara efektif dan terhindar dari persoalan hukum."ujarnya.

    Sehingga dana desa benar-benar dimanfaatkan untuk sektor produktif, sebab selama ini kita melihat dana desa belum maksimal digunakan untuk sektor produktif. Dengan berkembangnya sektor produktif diharapkan bisa mengurangi kemiskinan dan pengangkutan.(red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini