• Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Pemerintah Aceh Beri Kemudahan Berusaha di KIA Ladong

    Sep 7, 2019, 3:36 PM WIB Last Updated 2020-02-16T08:42:05Z

    Aceh Besar (WARTANAD) - Pemerintah Aceh akan memberikan berbagai kemudahan dan insentif kepada para penyewa atau penyewa, yang ingin membuka usahanya di Kawasan Industri Aceh (KIA) Ladong.
    Hal tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas Gubernur Nova Iriansyah, kepada awak media saat menerima progres atau kemajuan pembangunan KIA Ladong, Kamis (5/9/2019).
    “Sejak awal saya sudah tekankan, Pemerintah Aceh akan memberikan insentif dan kemudahan, kepada para penyewa yang ingin mendapatkan di KIA Ladong,” ujar Plt Gubernur.
    Nova menjelaskan, kedatangan penyewa di KIA Ladong akan memberi banyak efek positif bagi perkembangan ekonomi, baik di sekitar maupun untuk Aceh secara keseluruhan.
    “Perizinan akan dipermudah, kita sudah berkoordinasi dan menjalin perjanjian dengan berbagai lembaga termasuk Bea Cukai untuk menyediakan kemudahan dalam proses perizinan. Selain itu, biaya sewa para penyewa, baru akan kita tarik setelah usaha berjalan, ”sambung Nova.
    Nova mengharapkan berbagai insentif yang ditawarkan Pemerintah Aceh, akan menarik penyewa untuk mendapatkan di KIA Ladong.
    Sejauh diketahui, Sabtu (31/8) lalu, Plt Gubernur baru saja melakukan peletakan batu pertama Pusat Logistik Berikat dan Pergudangan Terpadu milik PT Trans Benua di KIA Ladong.
    Nantinya, Trans Benua akan membutuhkan lahan seluas 10 hektar di KIA Ladong.
    Sementara itu, Zubir Sahim selaku Dirut PT Pemerintahan Aceh (PT Pema), Beroperasinya KIA Ladong diharapkan akan menarik perusahaan dan pengusaha Industri Kecil dan Menengah Aceh untuk menjadi penyewa di KIA Ladong.
    Kehadiran KIA Ladong juga diharapkan akan berhasil mengekspor bahan baku. “KIA bisa dijadikan tempat pengolahan bahan mentah untuk kemudian diolah dan di ekspor. Selain itu, KIA dapat pula dibuat sebagai transit hub barang yang telah diolah di luar KIA untuk kemudian diekspor, ”kata Zubir. [Adv]
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini