• Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Pemerintah Aceh Sampaikan Nota Keuangan, Begini Postur RAPBA 2020

    Sep 19, 2019, 1:30 PM WIB Last Updated 2020-02-16T08:42:06Z

    Banda Aceh (WARTANAD) - Pemerintah Aceh menyampaikan Nota Keuangan Rancangan Qanun Tentang Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) 2020, Kamis (19/9/2019) dalam Rapat Paripurna DPRA.

    Sekda Aceh Taqwallah saat membacakan Nota Keuangan RAPBA 2020 mengatakan, total rencana Belanja Aceh 2020 sebesar Rp 17.279.528.000.000, atau naik 1,01 persen jika dibanding dengan jumlah Belanja Aceh dalam APBA murni 2019 yakni Rp 17.104.320.000.000.

    Aceh mengalami defisit mencapai Rp 1.820.300.000.000 pada 2020 menyusul target pendapatan yang ditetapkan dalam RAPBA 2010 hanya Rp 15.457.220.000.000.

    Total pendapatan tersebut bersumber dari tiga komponen utama penerimaan Aceh masing-masing, Pendapatan Asli Aceh (PAA) yang direncanakan Rp 2.624.340.000.000, atau naik 5,4 persen dari tahun sebelumnya yakni Rp 2.481.629.000.000.

    Kemudian alokasi Dana Perimbangan yang direncanakan Rp 3.994.320.000.000 atau turun 4,7 persen dari tahun sebelumnya yakni Rp 4.182.060.000.000.

    Dan Lain-lain Pendapatan Aceh yang Sah direncanakan Rp 8.838.550.000, atau turun 0,24 persen dari tahun sebelumnya yakni Rp 8.860.030.000.000.

    Total rencana pendapatan itu juga lebih kecil dari yang ditetapkan dalam APBA 2019 yakni Rp 15.523.728.000.000.

    Sementara untuk menutupi defisit pada 2020, akan dibiayai dengan penerimaan netto yang bersumber dari Silpa.

    Pemerintah Aceh memproyeksikan Silpa 2019 sebesar Rp 1.820.300.000.000. [Adv]
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini