• Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Peringatan Harwan, Mahasiswa UNIGHA gelar Silatutahmi dengan Tokoh masyarakat Eks. Kombatan GAM

    Nov 11, 2019, 8:20 PM WIB Last Updated 2020-01-23T11:15:19Z
    Pidie | Dalam memperingati Hari Pahlawan yang ke-74 di daerah Kabupaten pidie, tepatnya di kecamatan keumala, Mahasiswa Jabal Ghafur Pidie menggelar silahturahmi dengan Zakaria Saman yang juga mantan Menteri Pertahanan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Acara yang dikemas dalam rangka Silaturahmi Pemuda itu dibuka oleh Dewan Legislatif Mahasiswa Jabal Ghafur, Samsul Bahri kegiatan dilaksanakan pada hari Minggu kemarin,Senin (11/11/19) . 

    Acara dialog silahturahmi tersebut yang dikemas dengan diskusi "Menjadikan Harwan sebagai momentum Pemuda dalam menanamkan jiwa Nasionalisme, mewujudkan persatuan & kesatuan Dan perdamaian Aceh demi tegak dan utuhnya NKRI.

    Perwakilan dari mahasiswa Jabal Ghafur ini menyambangi kediaman Zakaria Saman, yang lebih dikenal dengan nama Apa Karya putra kelahiran di Keumala, Pidie, Aceh, 1 Januari 1946; umur 73 tahun,Beliau  adalah tokoh pejuang GAM. Dia pernah menjabat sebagai Menteri Pertahanan Gerakan Aceh Merdeka pada tahun 1976 silam.

    Dalam kesempatan silahturahmi dan berdiskusi  mengenai  Hari Pahlawan 10 November yang Ke-74 ,Mahasiswa Jabal Ghafur meminta kepada Zakaria Saman Tentang makna hari pahlawan yang dilaksanakan setiap tanggal 10 November

    Zakaria Saman yang sering di sapa Apa Karya mengenai memperingati  Hari  Pahlawan 10 November pada tahun 2019 ini pada dasar nya pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta Mahasiswa yang hadir disini  diharapkan dalam spirit persatuan dan kesatuan membangun daerah, terutama dalam pendidikan yang berkualitas serta penyediaan Beasiswa kepada mahasiswa supaya bisa bersekolah keluar Negeri,Dan sekembalinya agar bisa membangun daerah sendiri.

    Lanjut Apa Karia kepada Adek-adek kalian fokus belajar yg sungguh-sungguh Raih lah  ilmu smpai keluar negeri dan bangun daerah kita agar lebih maju dan sejahtera serta jangan berpolitik atau terbujuk rayu bujukan/isu-isu yang tidak benar yang akan merusak kedamaian aceh yg berjalan aman dan tentram. (Fh01)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini