• Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    RSUDZA rugi puluhan milyar akibat covid 19 mewabah di aceh

    Jul 21, 2020, 9:00 PM WIB Last Updated 2020-07-21T14:00:14Z

    Banda Aceh – Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh mengalami kerugian hingga Rp 25 miliar per bulan, selama pandemi virus corona (Covid-19) .

    Kerugian terparah rumah sakit pelat merah itu terjadi pada bulan April dan Mei 2020. Sementara bulan Juni, kerugian hanya mencapai Rp 18 miliar.

    Menurut Direktur RSUZA, Azharuddin angka kerugian ini harus diketahui oleh masyarakat luas dan tidak menuduh virus corona bagian dari konspirasi. Ia menyebut banyak masyarakat masih mengaitkan Covid-19 dengan proyek rumah sakit yang mau cari untung.

    Saya ingin sampaikan RSUDZA tiap bulan dibayar klaim BPJS itu Rp 43 miliar. Masyarakat harus tau RZUZA pada bulan April dan Mei hanya dapat Rp 18 miliar, selebihnya itu nombok, katanya, Selasa (21/7) .

    Kerugian RSUZA juga diatasi oleh pemerintah setiap bulan, agar pihaknya bisa memberi pelayanan kepada masyarakat. Sayangnya, uang dari pemerintah tersebut juga berasal dari rakyat.

    Artinya hampir Rp 25 miliar tiap bulan hilang. Siapa yang ganti? pemerintah, pemerintah dari mana uangnya? dari pajak rakyat. Rakyat merasa tidak itu? apakah rumah sakit diuntungkan? yang saya bilang itu buntung, jelasnya.

    Selama pandemi Covid-19, khusus April dan Mei, jumlah pasien yang melakukan operasi di rumah sakit milik Pemerintah Aceh itu hanya 15 hingga 17 orang. Angka ini menurun drastis dari sebelum pandemi, yakni mencapai 60 orang per hari.

    Azharuddin berharap masyarakat tak lagi menganggap Covid-19 sebagai teori konspirasi. Selain itu, masyarakat juga harus patuh dengan protokol kesehatan, sehingga transmisi lokal di Tanah Rencong dapat diatasi
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini