-->
  • Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Upaya Deteksi Dini, Rutan Kelas IIB Sigli Gandeng Dinkes Pidie Gelar Skrining Kesehatan Warga Binaan

    Jan 29, 2026, 12:31 PM WIB Last Updated 2026-01-29T08:50:35Z

    Upaya Deteksi Dini, Rutan Kelas IIB Sigli Gandeng Dinkes Pidie Gelar Skrining Kesehatan Warga Binaan.( Foto Dokumentasi Humas Rutan Kelas IIB Sigli)

    SIGLI ( WARTANAD.ID) – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sigli menunjukkan komitmen serius dalam menjamin hak kesehatan warga binaan. Bekerja sama dengan Puskesmas Kota Sigli dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pidie, Rutan Sigli menggelar kegiatan skrining kesehatan terpadu bagi warga binaan, khususnya tahanan baru. Kamis ( 29/01/2026)



    Kegiatan yang dilaksanakan di Klinik Rutan Kelas IIB Sigli tersebut meliputi pemeriksaan Infeksi Menular Seksual (IMS), HIV/AIDS, Sifilis, serta HBsAg (Hepatitis B). Langkah ini menjadi bagian dari upaya pencegahan sekaligus deteksi dini terhadap potensi penyebaran penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan yang memiliki tingkat hunian relatif padat.



    *Kepala Rutan Kelas IIB Sigli, Abdul Hamid, S.Sos*, menegaskan bahwa skrining kesehatan ini merupakan bentuk nyata pemenuhan hak dasar warga binaan sebagaimana diamanatkan dalam sistem pemasyarakatan.


    “Kami ingin memastikan seluruh warga binaan berada dalam kondisi kesehatan yang terpantau dengan baik. Lingkungan rutan memiliki potensi risiko penularan yang tinggi, sehingga deteksi dini melalui skrining kesehatan menjadi langkah yang sangat penting dan tidak bisa ditunda,” ujar Abdul Hamid.


    Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi pencegahan agar tidak terjadi klaster penyakit menular di dalam rutan, sekaligus memastikan warga binaan yang membutuhkan penanganan medis dapat segera ditindaklanjuti.

    Adapun pemeriksaan kesehatan yang dilakukan mencakup beberapa parameter utama yang menjadi perhatian dalam kesehatan masyarakat, antara lain:

    • HIV/AIDS dan Sifilis, untuk memutus rantai penularan serta memastikan warga binaan mendapatkan pendampingan medis secara tepat dan berkelanjutan.

    • √HBsAg (Hepatitis B), guna mendeteksi infeksi virus yang berpotensi merusak fungsi hati.



    IMS lainnya, untuk menangani secara klinis berbagai keluhan infeksi menular seksual sejak tahap awal.

    Sementara itu, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie melalui tim medis yang terlibat menegaskan bahwa seluruh proses pemeriksaan dilakukan dengan mengedepankan prinsip kerahasiaan dan etika medis. Hasil pemeriksaan bersifat rahasia dan hanya diketahui oleh pihak terkait.



    Bagi warga binaan yang terindikasi memiliki hasil reaktif, pihak Rutan Kelas IIB Sigli bersama Puskesmas Kota Sigli akan memberikan penanganan lanjutan berupa pengobatan medis sesuai standar, serta pendampingan psikologis tanpa adanya diskriminasi.



    Kolaborasi antara Rutan Sigli dan Dinkes Pidie ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan kondusif, sekaligus mendukung program pemerintah dalam pemetaan serta penanggulangan penyakit menular di wilayah Kabupaten Pidie.



    Dengan langkah preventif ini, Rutan Kelas IIB Sigli menegaskan perannya tidak hanya sebagai institusi penegakan hukum, tetapi juga sebagai bagian dari sistem pelayanan publik yang menjunjung tinggi hak asasi dan kesehatan manusia.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini