• Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Kepedulian Sang Patriot Kepada Sahabat Di Saat Terhimpit Ekonomi,Tidak Pernah Padam.

    Fauzal
    Feb 18, 2021, 8:55 AM WIB Last Updated 2021-02-18T02:56:27Z


    Pidie - Perkembangan roda perekonomian nasional yang belum beranjak dari area negatif dalam dua kuartal terakhir sebagai dampak pandemi Covid-19 , begitu mengkhawatirkan berbagai kalangan termasuk pelaku usaha mikro Rhoasting kopi. Supaya mampu bertahan di tengah kondisi yang tidak menguntungkan, para pelaku usaha mikro ini perlu mendapat pendampingan seperti apa yang dilakukan oleh Muzakir, Kamis (18/9/21).


    “Rekan-rekan para usaha mikro ini, mengalami dampak langsung dan terburuk dari keterpurukan ekonomi. Mereka sulit berusaha sehingga perlu adanya uluran tangan berbagai pihak termasuk Sahabat lama bersemi kembali Muzakir,SH yang melakukan pendampingan majukan usaha mereka,” ungkap Sang Patriot, dalam keteranganya usai acara pendampingan petani di kebun kopi yang akan memperdayakan pedagang Rhoasting di Pidie .


    Muzakir.SH mengatakan, berkaca pada sejarah krisis 1998 silam, malah para pengusaha mikro mampu bertahan ketika terjadi krisis. Terbukti juga, usaha mikro merupakan tumpuan geliat ekonomi nasional. “Usaha mikro kecil dan menengah, memiliki peran strategis, dan ini terbukti mampu bertahan di tengah krisis, dan hampir 99% pelaku ekonomi ini adalah pengusaha mikro,” tuturnya.

              Muzakir sedang mengajak pengusaha               Roasting kopi di kebun kopi milik nya.


    Sebagai tahap awal, Ia mengatakan, pola pendampingan pengusaha mikro akan difokuskan pada tiga sasaran utama. Pertama, memajukan ekonomi rakyat dirumah penduduk dan kawasan berupa warung kelontong, warung kuliner, sentra layanan, air sehat, dan . Kedua, memajukan ekonomi rakyat sektor hulu berbasis pertanian, perikanan, perkebunan, dan home industri/pengrajin. Dan ketiga, perluas dan permudah akses permodalan, lahan usaha dan perumahan bagi pengusaha mikro.

    Terkait dengan dampak pandemi Covid-19, data Kementerian Koperasi dan UKM menyebutkan, jumlah UMKM per September kemarin mencapai 64 juta unit usaha. Dari jumlah tersebut, sekitar 30 persen, kondisi usahanya terganggu karena pandemi Covid-19 dan apabila di desa-desa sudah makmur maka sudah tentu Kotanya maju.laporan (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini