• Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Banjir Bandang Kembali Menggelontor Tangse, Pidie Aceh

    Fauzal
    Mar 26, 2021, 7:48 PM WIB Last Updated 2021-03-26T15:03:46Z

     

    Foto Rumah Warga Krueng Seukeuk Terancam Ambruk, Sejumlah Warga Melakukan Gotong Royong Membersihkan Tumpukan Ranting Kayu(Jum'at/23-03-2021)


    Pidie - Banjir Bandang  membuat Sontak ketakutan warga tangse  peristiwa tersebut kembali membawa memori publik pada kisah pilu kurang dari setahun silam di wilayah pergunungan tangse. Cerita sedih banjir bandang pun seakan berulang,Sebuah kisah mahal yang tertoreh oleh kegagalan belajar dari kelalaian bersahabat dengan alam.Jum,at (26-03-2021).


    Di sepanjang DAS Tangse hampir rata rata-Bukit-bukit telah beralih fungsi menjadi ladang perkebunan dan pertanian.Pada hari Kamis Peristiwa banjir bandang ini terjadi pada sore sekitar pukul 17.00 WIB, saat wilayah ini sedang diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Tepat nya di Desa Krueng seukeuk Tangse, Pidie. Senja menggelayut kelam. Gerimis datang. Lumpur yang menutup jalan pun kembali basah, Lahan pertanian warga dan sejumlah rumah di bantaran sungai terkena abrasi sehingga ditakutkan akan terjadi banjir susulan. 


    Rumah Warga Krueng Seukeuk Terancam Abrasi 


    Keuchik Desa Krueng seukeuk, Muhammad Isa saat dikonfirmasi membenarkan kalau di desa nya telah terjadi banjir bandang disebabkan karena curah hujan terjadi di wilayah ini sejak siang. Akibatnya, sejumlah bangunan rumah warga terancam ambruk dan diduga kuat jembatan Krueng seukeuk adbudmen penahan Bronjong terlalu tinggi dan pembangunan gawang jembatan nya terlalu kecil sehingga tidak bisa menampung luapan air yang deras sehingga luapan air Bandang membuat abrasi lahan warga,Kondisi terkini dilaporkan banjir berangsur surut. Jalan lintas Tangse Beureunuen sudah bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat," pungkas M.Isa.

    Harapan Keuchik desa Krueng Seukeuk sangat mengharapkan kepada pemerintah kabupaten Pidie segera menanggapi persoalan yang menimpa warga tangse.seperti pembangunan penahan tebing dan juga lahan pertanian warga seperti sawah jangan sampai terkena abrasi harapan warga agar dilakukan pembangunan Bronjong (penahan tebing ).


    Foto Keuchik dan warga  menunjukkan kepada banbisa Tentang abudmen jembatan terlalu dangkal 

    Kepala BPBD Kabupaten Pidie,Dewan Ansari saat dikonfirmasi melalui By phone mengatakan " Hujan yang terjadi di wilayah Kecamatan Tangse dari siang hingga sore hari mengakibatkan itensitas air meningkat hingga meluapnya volume air sungai yang merusak tempat wisata, lahan warga dan lonsornya tebing sungai ke jalan lintas,. 


    BPBD Kabupaten Pidie langsung melakukan pembersihan material banjir. Selanjutnya melakukan pendataan terhadap korban terdampak banjir dan juga berkoordinasi dengan intansi terkait bila mana jika ada sarana dan prasarana yang rusak.ucap dewan ansari.

    Laporan (Red)


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini