• Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Operasi Patuh 2022 Dimulai, Ini Daftar Denda Tilang Elektronik

    Azhar
    Jun 13, 2022, 12:38 PM WIB Last Updated 2022-06-13T05:38:41Z
    Operasi Patuh 2022 Dimulai, Ini Daftar Denda Tilang Elektronik

    Wartanad.id|Jakarta - Polri resmi Operasi Patuh 2022 mulai mulai hari ini, Senin, 13 Juni 2022. Program penertiban lalu lintas tersebut akan dilaksanakan hingga 26 Juni.


    Menurut laman resmi akun @tmcpoldametro terdapat beberapa sasaran pelanggaran yang akan dikenai sanksi tilang elektronik oleh polisi.


    Berikut sasaran Operasi Patuh 2022 dan sanksinya, dikutip dari laman NTMC Polri hari ini:


    1. Knalpot bising atau tidak standar
    Larangan penggunaan knalpot brong baik mobil maupun motor tertuang dalam Pasal 285 Ayat 1 Jo Pasal 106 Ayat 3 UU LLAJ.

    Sanksi bagi pelanggarnya adalah kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.


    2. Penggunaan rotator tidak sesuai peruntukan

    Mobil atau kendaraan pelat nopol hitam dilarang menggunakan lampu rotator sesuai Pasal 287 Ayat 4 dengan sanksi kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.


    3. Balap liar
    Balap liar motor atau mobil melanggar Pasal 297 jo Pasal 115 Huruf b. Sanksinya kurungan paling lama 1 tahun atau denda maksimal Rp 3 juta jika pelakunya tertangkap Operasi patuh 2022.


    4. Melawan arus

    Tindakan melawan arus lalu lintas melanggar Pasal 287 dengan sanksi denda paling banyak Rp 500 ribu.


    5. Pengemudi menggunakan ponsel
    Tindakan pengemudi itu melanggar Pasal 283 UU LLAJ dengan denda paling banyak Rp 750 ribu.


    6. Helm tidak standar SNI
    Tilang elektronik Operasi Patuh 2022 juga menyasar penggunaan helm pengendara motor yang tidak standar SNI. Pelanggaran Pasal 291 tersebut dapat didenda maksimal Rp 250 ribu.


    7. Mengemudi mobil tanpa sabuk pengaman
    Mengemudikan mobil tidak menggunakan sabuk pengaman dapat didenda paling banyak Rp 250 ribu.


    8. Berboncengan motor lebih dari satu orang
    Pelanggaran tersebut diancam sanksi denda paling banyak Rp 250 ribu akibat kena tilang elektronik Operasi Patuh 2022. (NTMC POLRI)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini