Wartanad.id | Banda Aceh - Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir menerima kunjungan solidaritas Pemerintah Kota Makassar yang menyerahkan bantuan kemanusiaan senilai Rp500 juta untuk penanganan bencana banjir di Aceh. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin secara simbolis di Kantor Gubernur Aceh, Senin, 5/1/2026.
Sekda Aceh M. Nasir menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Pemerintah Kota Makassar terhadap masyarakat Aceh yang terdampak banjir. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah lain sangat berarti dalam memperkuat upaya penanganan bencana yang masih berlangsung.
“Alhamdulillah, dukungan dari pemerintah daerah lain terus berdatangan. Bantuan ini akan sangat membantu proses penanganan dan pemulihan paskabencana banjir di Aceh,” ujar M. Nasir.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Aceh memaparkan perkembangan penanganan banjir di sejumlah wilayah. Ia menyebutkan sebagian warga terdanpak banjir telah kembali ke rumah masing-masing. Namun, banyak rumah warga mengalami kerusakan sehingga sebagian masyarakat terpaksa mendirikan tenda di depan rumah.
M. Nasir juga menjelaskan bahwa Pemerintah Aceh melibatkan berbagai unsur masyarakat sipil dalam penanganan bencana. Hingga saat ini, sekitar 150 lembaga swadaya masyarakat dan organisasi non-pemerintah telah bergabung dan berkolaborasi dengan pemerintah.
“Kita arahkan NGO dan LSM untuk mengisi ruang-ruang kosong yang luput dari akses pemerintah, sehingga bantuan bisa lebih merata,” kata Sekda.
Sementara itu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyatakan bahwa bantuan kemanusiaan Rp500 juta tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian Pemerintah Kota Makassar terhadap masyarakat Aceh yang terdampak bencana banjir.
Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota Makassar didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Kepala Bapenda, Kepala Dinas Tata Ruang, Kepala Dinas Perumahan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, serta sejumlah pejabat lainnya. Rombongan Pemko Makassar disambut oleh Sekda Aceh M. Nasir, Asisten I Sekda Aceh M. Syakir, Kepala Pelaksana BPBA Fadmi Ridwan, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh Akkar Arafat. []

