-->
  • Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    TTI Mendesak BPBA Aceh Membuka ke Publik Nama Nama 3.200 Relawan Penerima dana BTT Rp.6,8 Milyar.

    Jan 17, 2026, 1:29 PM WIB Last Updated 2026-01-17T06:29:20Z
    Wartanad.id - Banda Aceh - Koordinator Transparansi Tender Indonesia TTI Nasruddin Bahar dalam keterangan persnya (17/01/26)menyebut kan,mendesak Badan Penanggulangan Bencana Aceh BPBA bersikap transparan dalam mengelola dana Belanja Tak Terduga BTT yang dialokasikan sebesar Rp.6,8 Milyar. 

    Ia menjelaskan,BPBA didesak mengumumumkan nama nama relawan yang jumlahnya 3.200 relawan sebagai penerima manfaat. BPBA tidak boleh menutup nutupi pertanggung jawaban anggaran karena dana tersebut merupakan dana darurat yang digunakan untuk kebutuhan bencana banjir yang menimpa sebagian Kabupaten di Aceh.

    Sambungnya,Publik menilai selama ini kebutuhan Relawan hanya sekedar untuk biaya tranportasi dan biaya makan akan tetapi faktanya semua pengeluaran dilapangan dibayar dan dianggarkan semua kebutuhan relawan. Meskipun tidak semua gratis tapi jangan sampai terjadi penyalahgunaan dana dengan modus bermacam cara. Tidak sedikit ditemukan penggelembungan harga atau nama nama siluman dimana orang nya tidak ada tapi tetap saja dihitung.

    TTI menilai banyak nya penyimpangan anggaran bencana alam karena dikelola tidak transparan dan terkesan tertutup. Idealnya masing masing SKPA mengumumkan secara berkala kemana saja uang BTT tersebut digunakan sehingga masyarakat tidak menaruh kecurigaan.ucap Nasruddin Bahar

    TTI juga menyoroti lemahnya daya serap Anggaran yang menurut Pemerintah Pusat sudah mentransper dana ke Aceh lebih dari Rp.1,3 Trilyun. Pmerintah Aceh tidak mampu mengelola atau menggunakan anggaran dengan cepat dan tepat, hal tersebut dinilai karena lemahnya kepemimpinan Sekda Aceh dalam melakukan koordinasi. Sekda Aceh mempunyai tanggung jawab strategis termasuk Anggaran peran Sekda sangat signifikan. Tutup Nasruddin Bahar
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini