-->
  • Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar membuka kegiatan Musrenbang RKPD Tahun 2027 Tingkat Kecamatan

    Feb 3, 2026, 7:37 PM WIB Last Updated 2026-02-03T12:38:00Z
    Wartanad.id - Meulaboh – Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar membuka kegiatan Musrenbang RKPD Tahun 2027 Tingkat Kecamatan Panton Reu dan Kecamatan Sungai Mas di aula kecamatan setempat pada Selasa (3/2/2026).

    Di Kecamatan Panton Reu, kegiatan Musrenbang dibarengi dengan pameran atau bazar Usaha Mikro Menengah Kecil (UMKM) dan Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) berupa makanan, minuman, kerajinan dan juga hasil peternakan.

    Wistha Nowar mengatakan, pembangunan yang akan dilakukan oleh gampong dan kecamatan harus sinergi dan mendukung pembangunan yang telah digagas oleh Bupati Aceh Barat melalui 100 program utama yang telah ditetapkan.

    “Bapak bupati telah membuat konsep setiap kecamatan minimal harus ada satu produk unggulan, di Kecamatan Arongan Lambalek ada buah kelapa yang menjadi keunggulannya dan kemudian di Kecamatan Woyla Barat ada air nira,” kata Wistha.

    Dikatakan Wistha, Bupati Aceh Barat berpesan kepada para Keuchik agar mengikuti, melaksanakan dan mewujudkan sampai dengan berhasil pakta integritas yang sudah ditandatangani sebelumnya di Masjid Agung Baitul Makmur.

    “Tolong dibaca dengan baik kemudian dikoordinasikan, duduk di gampong dan dipikirkan bagaimana cara mewujudkannya. Contoh, menurunkan kemiskinan, duduk yang baik di tingkat gampong libatkan semua tokoh dan tentukan mana masyarakat miskin yang mau kita bantu,” katanya.

    Kemudian kata Wistha yaitu terkait dengan stunting, judi online dan narkoba dan sholat berjamaah Bersama seperti yang telah dideklarasikan saat berkantor sehari di Gampong Ujong Raja, Kecamatan Panton Reu beberapa waktu lalu. Semuanya direkap dengan baik di setiap gampong dan dipimpin atau dikoordinir oleh Keuchik atau Camat.

    “Dalam pembangunan sebenarnya tidak sulit kalau kita focus, kita mulai dari data, awalnya didata di gampong masing – masing. Misalnya berapa banyak orang miskin, berapa yang ada potensi sumber daya lahan, sumber daya ternak dan seterusnya,” ujar Wistha.
    (Tri Rahmat Ramadhan)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini