-->
  • Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Menilai Buruknya Kinerja RSUD Yulidin Away, GPMA Audensi Ke DPRK Aceh Selatan

    Apr 29, 2026, 4:31 PM WIB Last Updated 2026-04-29T09:32:01Z
    Wartanad.id - Aceh selatan - Akibat tertundanya proses klaim BPJS selama 45 hari di RSUD Yulidin Away, Gerakan Pemuda Masyarakat Aceh Selatan ( GPMA ) melakukan audensi ke Gedung DPRK Aceh Selatan, Rabu, 29/04/2026.

    Audensi ini untuk menyampaikan sejumlah tuntutan terkait buruknya kinerja tata kelola Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Yulidin Away Tapaktuan dan diterima Komisi II DPRK. 

    Ketua GPMA, M. Arhas, menilai kondisi manajemen rumah sakit saat ini bermasalah dan berdampak luas terhadap masyarakat, salah satu isu krusial yang disorot adalah potensi penolakan klaim BPJS yang dinilai merugikan daerah.

    “ Permasalahan ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut hak dasar masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan, ” ujar Arhas.

    Dalam tuntutan yang disampaikan mendesak Bupati Aceh Selatan untuk mengevaluasi pelaksana tugas (Plt) Direktur RSUD dr. H. Yuliddin Away yang dinilai gagal menjalankan Tugas dan fungsi kepemimpinan. 

    GPMA juga meminta DPRK membentuk Panitia Khusus (Pansus) guna melakukan audit menyeluruh terhadap tata kelola rumah sakit, mulai dari transparansi anggaran hingga kualitas pelayanan.

    GPMA mendorong pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum mengusut dugaan terhambatnya klaim BPJS selama 45 hari yang ditaksir menimbulkan kerugian hingga Rp15 miliar, serta meminta audit investigatif oleh BPKP Perwakilan Aceh atau BPK RI terhadap keuangan dan mutu pelayanan RSUD serta mempublikasikan hasilnya secara terbuka.

    Pimpinan rapat Komisi II DPRK Novi Rosmita menyatakan DPRK Aceh Selatan menerima seluruh aspirasi yang disampaikan GPMA dan akan segera menindaklanjutinya.

    " Kami menerima dan mendengar seluruh aspirasi, selanjutnya akan kami laporkan kepada pimpinan DPRK untuk ditindaklanjuti, termasuk kemungkinan pembentukan pansus, percepatan penetapan pejabat definitif, serta audit menyeluruh terhadap keuangan rumah sakit, " kata Anggota Dewan dari Fraksi Nasdem.

    Dalam pertemuan dengan GPMA Rapat dipimpin Sekretaris Komisi IV DPRK Aceh Selatan, Novi Rosmita, SE., M.Kes. dan dihadiri Mahmud, Alja Yusnadi, Irfan, dan Dailami, sedangkan dari GPMA dihadiri perwakilan mahasiswa, termasuk Ketua BEM STAI dan mahasiswa Politeknik Aceh Selatan.(Zasrial)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini