Wartanad.id - Aceh Barat, Ketua DPD Serikat buruh nusantara bersatu Aceh Barat, Syamsul Rizal, A.Zm., menyatakan dukungan penuh terhadap perjuangan pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan (ABAS) yang saat ini terus diperjuangkan oleh berbagai elemen masyarakat melalui Tim Percepatan Pembentukan Provinsi ABAS yang dikoordinasikan oleh H. Kamaruddin (Hakam).24/06
Menurut Syamsul Rizal, perjuangan pembentukan Provinsi ABAS harus dipahami secara lebih luas dan mendalam, bukan sekadar sebagai agenda pemekaran wilayah administratif, melainkan sebagai ikhtiar besar untuk menghadirkan pemerataan pembangunan, mempercepat pertumbuhan ekonomi, memperluas akses pelayanan publik, dan membuka masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Barat Selatan Aceh.
«"Yang sedang diperjuangkan bukan sekadar lahirnya sebuah provinsi baru, tetapi hadirnya masa depan baru bagi masyarakat Barat Selatan Aceh. Ini adalah tentang harapan, tentang percepatan pembangunan, dan tentang bagaimana rakyat dapat merasakan manfaat pembangunan secara lebih merata," ujar Syamsul Rizal.»
Ia menilai kawasan Barat Selatan Aceh memiliki sumber daya alam yang melimpah, posisi geografis yang strategis, kekayaan budaya yang kuat, serta sumber daya manusia yang terus berkembang. Namun berbagai potensi tersebut membutuhkan dukungan kebijakan yang lebih fokus agar dapat berkembang secara optimal dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, selama ini masih terdapat berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat, mulai dari keterbatasan infrastruktur, akses pelayanan publik, pemerataan investasi, hingga peluang ekonomi yang belum berkembang secara maksimal. Karena itu, diperlukan terobosan-terobosan besar yang mampu mempercepat pembangunan kawasan secara menyeluruh.
"ABAS bukan sekadar tentang perubahan batas wilayah. ABAS adalah tentang memperpendek jarak antara harapan rakyat dan hadirnya pembangunan yang mereka rasakan. Ketika pelayanan pemerintahan semakin dekat, pengambilan kebijakan semakin cepat, dan pembangunan semakin terfokus, maka manfaatnya akan langsung dirasakan oleh masyarakat," katanya.
Syamsul Rizal juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersatu dan mengambil bagian dalam perjuangan tersebut sesuai dengan kapasitas dan peran masing-masing.
Ia menegaskan bahwa perjuangan besar tidak akan berhasil jika hanya dibebankan kepada segelintir orang. Dibutuhkan kebersamaan, persatuan visi, dan semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat.
"Kita membutuhkan keterlibatan semua pihak. Para ulama, tokoh adat, akademisi, pemuda, pelaku usaha, organisasi kemasyarakatan, insan pers, kaum perempuan, hingga generasi muda harus menjadi bagian dari gerakan besar ini. Setiap orang memiliki peran dan kontribusi yang dapat diberikan demi masa depan daerah yang lebih baik," ujarnya.
Kepada H. Kamaruddin (Hakam) selaku Koordinator Tim Percepatan Pembentukan Provinsi ABAS, Syamsul Rizal berharap agar seluruh proses perjuangan terus dijalankan secara terbuka, inklusif, dan mampu merangkul seluruh potensi yang ada di Barat Selatan Aceh.
Menurutnya, keberhasilan perjuangan tidak hanya ditentukan oleh semangat, tetapi juga oleh kemampuan membangun sinergi, memperkuat komunikasi, dan menyatukan berbagai kekuatan daerah dalam satu tujuan yang sama.
"Saya berharap tim percepatan dapat terus merangkul tokoh-tokoh potensial, membuka ruang dialog yang luas, membangun komunikasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan, serta mengedepankan pendekatan yang berbasis data, kajian akademik, dan kebutuhan riil masyarakat. Semakin besar kebersamaan yang terbangun, semakin kuat pula fondasi perjuangan ini," katanya.
Lebih lanjut, ia berharap Pemerintah Pusat dapat memberikan perhatian yang serius terhadap aspirasi masyarakat Barat Selatan Aceh yang telah berkembang selama bertahun-tahun.
Menurutnya, kebijakan mengenai daerah otonomi baru hendaknya tidak semata-mata dipandang dari aspek administratif, tetapi juga dari perspektif pemerataan pembangunan nasional, keadilan sosial, dan percepatan pertumbuhan ekonomi kawasan.
"Kami berharap Pemerintah Pusat dapat melihat aspirasi ini secara objektif dan bijaksana. Daerah yang maju akan menjadi kekuatan baru bagi bangsa. Ketika pembangunan lebih merata, investasi tumbuh, lapangan kerja terbuka, dan pelayanan publik semakin baik, maka kesejahteraan masyarakat akan meningkat dan kontribusi daerah terhadap pembangunan nasional juga akan semakin besar," ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Syamsul Rizal mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan menjadikan perjuangan ABAS sebagai gerakan pembangunan yang bermartabat, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan generasi masa depan.
«"Pada akhirnya, yang kita perjuangkan bukan sekadar sebuah provinsi baru. Yang kita perjuangkan adalah harapan masyarakat, masa depan anak-anak kita, kemajuan daerah, dan kesejahteraan yang lebih merata. Mari kita satukan langkah, satukan pikiran, dan satukan tekad demi terwujudnya masa depan baru bagi Barat Selatan Aceh yang lebih maju, lebih kuat, dan lebih sejahtera."(Tri Rahmat Ramadhan)