Wartanad.id - Banda Aceh - Transparansi Tender Indonesia TTI menemukan data realisasi pengadaan barang pada Dinas Pendidikan Aceh Tahun Anggaran 2026 sebanyak 230 paket yang dikerjakan oleh 42 Perusahaan yang umumnya beralamat diluar Aceh. Ucap Nasruddin Bahar (15/06)
Nasruddin menjelaskan,TTI dibantu oleh sistem Artificial Inteligence (AI) menemukan transaksi mencurigakan Red Flag pada penunjukan calon penyedia barang melalui sistem Epurchasing. Pada umum nya pengadaan Barang di Dinas Pendidikan Aceh dilakukan dengan cara Ekatalog.
Seluruh paket yang diumumkan pada Sistem Rencana Umum Pekerjaan SiRUP dibuat tertutup dengan sengaja tidak mengisi keterangan spesifikasi tekhnis dan berapa jumlah barang yang dibutuhkan, KPA atau PPTK sengaja mengosongkan isian keterangan spek barang sehingga publik tidak dapat menilai secara pasti apakah harga barang yang ditawarkan sudah sesuai spek tekhnis atau kewajaran harga.sebut Nasruddin Bahar
Sambungnya,Secara sistem padahal sangat mudah menilai paket pengadaan yang dibutuhkan termasuk penggelembungan harga atau lebih dikenal MarkUP. Dengan tekhnologi AI publik sangat mudah mendeteksi transaksi yang mencurigakan dalam hitungan detik. Sebagai contoh misalnya ingin tahu berapa paket yang sudah masuk realisasi siapa saja penyedia barang, berapa nilai kontrak masing masing, berapa paket yang sudah dimenangkan semua dapat diketahui dalam hitungan detik.
TTI menemukan beberapa transaksi mencurigakan yang dicari secara acak misalnya pengadaan mobiler di 3 Kabupaten yaitu Pengadaan Mobiler di Kabupaten Aceh Utara Rp. 5 Milyar,Aceh Selatan Rp.2,049 Milyar dan Aceh besar Rp.4 Milyar jika ditotal Rp.11,049 Milyar, ketiga paket tersebut diupload dalam waktu dan menit yang sama yaitu tanggal 31 maret 2026 pukul 16 : 02 : 06.tutur Nasruddin Bahar
Jika diteliti satu persatu penyedia yang ditunjuk diduga masuk katagori Red Flag untuk itu TTI meminta APIP Aceh melakukan Probity Audit sebagai tidakan preventif mencegah kerugian Negara.
Adapun nama nama Perusahaan yang menguasai Pengadaan Barang di Dinas Pendidikan Aceh sebagai berikut :
1. Kreasi Pintar 29 Paket total Rp.19.845.746.608.
2. Kerja Kreasi Nusantara 26 paket total Rp.19.631.808.288.
3. Metadata Solusi Tekhnologi 8 paket Rp.16.392.837.390.
4. Berdikari Siera Tekhnologi 18 paket Rp.14.840.559.889.
5. Solusi Kerja Cerdas 11 Paket Rp.13.172.965.005
6. Mastex Indo Adi Perkasa 1 paket Rp.12.052.619.183
7. Prima Tekno Integra 8 Paket Rp. 9.454.652.570.
8. Complus Sistem Solusi 18 paket Rp.8.609.819.997.
9. Global Sembilan Karya 5 paket Rp.7.197.760.102.
10. Generasi Mandiri Tekhnologi 9 paket total Rp.6.892.370.024.
11. Multi Karya Berkat 7 paket total Rp.6.874.000.000.
12. Sumber Makmur Aksata 2 paket Rp.6.791.148.131.
13. Inter Kreasi Adhitama 3 paket Rp.3.644.043.491.
14. Bhakti Selaras Indonesia 7 paket Rp.3.148.805.391
15. Aroel Jaya 2 Paket Rp.3.047.332.950
16. Faras Sinergi Nusantara 8 Paket Rp.3.026.706.465.
17. Mayaza Sejahtera Perdana 4 paket Rp.3.034.296.000
18. Elife Digital Ecosistem 8 paket Rp.2.798.037.457.
19. Multi Primata Megah 3 Paket Rp.2.568.540.000
20. Qiara Inovasi Mandiri 8 paket Rp.2.394.617.493.
21. Saga Makmur Indonesia 3 Paket Rp.1.047.951.000
22. Tuah Ata Kana 3 paket Rp.1.792.033.950
23. Halo Indonesia Tekhnologi 5 paket Rp.2.281.147.456
24. Asasta Tritama Mandiri 4 paket Rp.1.553.722.500.
25. Kreasi Nusantara 2 paket Rp.1.996.241.760
26. Atheh Global Nusantara 2 paket
27.Aw Generation 2 paket Rp. 1.991.824.400
28. Gelenta Jaya 2 paket Rp.1.975.800.000
29. Pushindo Karya Utama 2 Paket Rp.1.097.571.330
30. Dayoungmeuh 2 paket Rp.1.393.218.720.
31. Ranteng Bek Patah 2 paket Rp.1.996.241.760.
32. Raseuki Aneuk Yatim 2 paket Rp.1.198.829.970
33. Fahrezi Graha Angkasa 2 Paket Rp.996.312.690
34. On Ranup Pacipic 2 paket Rp.1.048.750.200.
35. Pandora Royal Gempita 1 paket Rp.858.557.272
36. Samudra jaya 1 paket Rp.691.752.000
37. Meugah Karya Konstruksi 1 paket Rp.798.014.520.
38. Golden Dunia Utama 2 Paket Rp.1.797.340.860
39. Inovasi Digital Tekhnologi 1 Paket Rp.280.386.991
40. Cipta Puga Perkasa 2 Paket Rp.998.806.927
41. Aceh Karya Madani 1 paket Rp.998.120.880
42. Abadi Graha Lestari 1 paket Rp.987.900.000.
Diduga seluruh paket pengadaan tersebut dikelola bersama dengan anggota DPRA dan Pimpinan Dewan jika ditotal hampir Rp.300 Milyar seluruhnya jika ditambahkan paket yang belum direalisasikan.tutup Nasruddin Bahar