-->
  • Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Jalan Pertanian Hampir Rampung, Progres TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Tembus 93 Persen

    Fauzal
    Jul 28, 2026, 1:34 PM WIB Last Updated 2026-07-28T08:24:18Z

     Jalan Pertanian Hampir Rampung, Progres TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Tembus 93 Persen.( Foto Dokumentasi Wartanad.id)


    Pidie ( Wartanad.id) – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0102/Pidie terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Memasuki hari ke-14 pelaksanaan, sasaran fisik berupa pelebaran dan pengerasan jalan pertanian sepanjang 2.200 meter telah mencapai 93 persen, Selasa (28/7/2026).


    Capaian tersebut menjadi bukti nyata percepatan pembangunan yang dilakukan Satgas TMMD ke-129 bersama masyarakat. Dengan dukungan alat berat, ketersediaan material, serta semangat gotong royong, pekerjaan di lapangan terus dikebut agar dapat selesai sesuai target.


    Jalan pertanian yang tengah dibangun merupakan akses vital bagi masyarakat, khususnya para petani. Selain menjadi jalur utama menuju lahan pertanian, jalan tersebut juga berfungsi sebagai akses distribusi hasil panen. Karena itu, progres pembangunan yang hampir rampung disambut antusias oleh warga yang selama ini mendambakan akses yang lebih layak.




    Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., menegaskan bahwa pembangunan jalan pertanian menjadi salah satu prioritas karena manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.


    «"Alhamdulillah, hingga hari ke-14 pelaksanaan TMMD ke-129, pengerjaan pelebaran dan pengerasan jalan pertanian sepanjang 2.200 meter telah mencapai 93 persen. Ini merupakan progres yang sangat baik dan mencerminkan kerja keras seluruh personel Satgas bersama masyarakat. Kami terus mengoptimalkan pekerjaan agar segera selesai dan dapat dimanfaatkan oleh warga," ujarnya.»


    Ia menjelaskan, mayoritas masyarakat di wilayah sasaran TMMD berprofesi sebagai petani. Selama ini, kondisi jalan yang sempit, berlumpur saat hujan, dan sulit dilalui kendaraan menjadi kendala utama dalam mengangkut hasil panen. Kehadiran program TMMD diharapkan mampu mengatasi persoalan tersebut sekaligus meningkatkan produktivitas masyarakat.


    Kini, perubahan fisik jalan mulai terlihat jelas. Jalan yang sebelumnya sulit dilalui perlahan berubah menjadi akses yang lebih lebar, kokoh, dan nyaman. Kondisi ini diyakini akan memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa.


    Bagi para petani, setiap perkembangan pembangunan menjadi harapan baru. Jalan yang lebih baik akan memangkas waktu tempuh menuju lahan pertanian, mengurangi biaya transportasi, serta memberikan kemudahan dalam membawa hasil panen ke pasar.


    Program TMMD ke-129 tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat menjadi wujud nyata komitmen dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


    Semangat tersebut sejalan dengan tema TMMD ke-129 Tahun 2026, "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa."


    Dengan capaian pekerjaan yang telah mencapai 93 persen, Satgas TMMD optimistis pembangunan jalan pertanian sepanjang 2.200 meter dapat segera dituntaskan. Harapannya, akses menuju lahan pertanian semakin mudah, distribusi hasil panen semakin lancar, dan roda perekonomian masyarakat desa terus berkembang.


    Sebab, hakikat pembangunan bukan hanya diukur dari panjang jalan yang dibangun, tetapi dari besarnya manfaat yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini