-->
  • Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Karutan Sigli Turun Langsung Awasi Ketahanan Pangan, Pastikan Warga Binaan Terima Makanan Bergizi dan Berkualitas

    Fauzal
    Jul 28, 2026, 1:52 PM WIB Last Updated 2026-07-28T07:39:56Z


    Karutan Sigli Turun Langsung Awasi Ketahanan Pangan, Pastikan Warga Binaan Terima Makanan Bergizi dan Berkualitas.( Foto Dokumentasi Wartanad.id)


    SIGLI ( Wartanad.id)– Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sigli, Abdul Hamid, menunjukkan komitmennya dalam menjamin pemenuhan hak dasar Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan turun langsung melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program ketahanan pangan di lingkungan rutan, Selasa (28/7/2026).


    Didampingi jajaran pejabat struktural dan staf, Abdul Hamid meninjau secara menyeluruh seluruh rangkaian pengelolaan ketahanan pangan, mulai dari lahan pertanian, peternakan, hingga gudang penyimpanan Bahan Makanan (BAMA) dan dapur rutan. Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan seluruh bahan pangan yang dikonsumsi warga binaan berada dalam kondisi layak, higienis, aman, dan memenuhi standar gizi sesuai ketentuan.


    Program ketahanan pangan yang dikembangkan Rutan Kelas IIB Sigli menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk mewujudkan kemandirian lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan internal, program tersebut juga menjadi media pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui kegiatan pertanian dan peternakan.


    Dalam peninjauan tersebut, Karutan memeriksa kualitas hasil panen, kondisi peternakan, ketersediaan stok bahan makanan, serta proses pengolahan makanan di dapur. Ia memastikan seluruh tahapan dilakukan sesuai standar operasional agar makanan yang disajikan setiap hari tetap berkualitas dan aman dikonsumsi.


    "Pengawasan ini merupakan bagian dari tanggung jawab kami dalam memastikan program ketahanan pangan berjalan maksimal. Hasil yang diperoleh tidak hanya mendukung kemandirian Rutan Sigli, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pemenuhan kebutuhan makanan yang layak, sehat, dan bergizi bagi seluruh warga binaan," ujar Abdul Hamid.


    Menurutnya, pemenuhan kebutuhan pangan merupakan salah satu hak dasar warga binaan yang wajib dipenuhi oleh negara. Karena itu, kualitas bahan makanan, kebersihan proses pengolahan, hingga penyajian makanan harus menjadi perhatian serius seluruh petugas.


    Selain melakukan pemeriksaan, Abdul Hamid juga memberikan arahan kepada petugas pengelola dapur agar selalu menjaga sanitasi lingkungan, memperhatikan masa simpan bahan makanan, menerapkan standar kebersihan selama proses memasak, serta memastikan makanan disajikan tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan.


    Ia menegaskan bahwa pelayanan makanan yang baik bukan hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan fisik warga binaan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kondisi pembinaan yang sehat, aman, dan kondusif di dalam rutan.


    Program ketahanan pangan yang dijalankan Rutan Sigli juga dinilai memberikan nilai tambah dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan bahan makanan. Dengan memanfaatkan lahan yang tersedia untuk sektor pertanian dan peternakan, rutan mampu menghasilkan sebagian kebutuhan pangan secara mandiri, sekaligus memberikan keterampilan praktis kepada warga binaan sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat.


    Melalui pengawasan rutin dan evaluasi berkala, Rutan Kelas IIB Sigli terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan. Langkah tersebut sejalan dengan upaya mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada pemenuhan hak asasi manusia, termasuk hak warga binaan untuk memperoleh makanan yang sehat, layak, dan bergizi.


    Dengan kontrol yang dilakukan secara langsung oleh pimpinan, diharapkan seluruh program ketahanan pangan di Rutan Sigli dapat terus berkembang secara berkelanjutan, sehingga mampu mendukung keberhasilan pembinaan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini