-->
  • Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Muda Seudang Bireuen dan LSM Putroe Aceh Bagikan Bendera, Ajak Masyarakat Rawat Perdamaian Aceh

    Fauzal
    Aug 15, 2026, 5:39 PM WIB Last Updated 2026-08-15T10:39:05Z

     Muda Seudang Bireuen dan LSM Putroe Aceh Bagikan Bendera, Ajak Masyarakat Rawat Perdamaian Aceh.( Foto Dokumentasi Wartanad.id)


    BIREUEN ( Wartanad.id)— DPW Muda Seudang Kabupaten Bireuen bersama LSM Putroe Aceh menggandeng berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan memperingati 21 tahun perdamaian Aceh sekaligus menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (15/8/2026).


    Kegiatan yang dipusatkan di Dayah Al-Manna, Desa Meunasah Tgk. Di Gadong, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, tersebut diikuti sekitar 100 peserta. Mereka berasal dari unsur kepemudaan, organisasi mahasiswa, santri, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat.


    Rangkaian kegiatan diisi dengan doa bersama, tausiyah, santunan anak yatim, serta pembagian Bendera Merah Putih kepada masyarakat.


    Pembagian bendera tersebut menjadi salah satu bentuk ajakan kepada masyarakat untuk turut menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, sekaligus memperkuat semangat persatuan, kebersamaan, dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.


    Ketua DPW Muda Seudang Kabupaten Bireuen, Sayed Chairul Raziq, mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk bersama-sama menjaga dan merawat perdamaian Aceh yang telah berlangsung selama 21 tahun.


    Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang berpotensi mengganggu persaudaraan dan kerukunan.


    Menurut Sayed, perbedaan pandangan maupun aspirasi merupakan bagian dari kehidupan masyarakat. Namun, perbedaan tersebut harus disikapi secara dewasa dengan tetap mengedepankan persatuan dan kepentingan bersama.


    «“Mari kita rawat perdamaian tanpa melupakan sejarah. Mari kita perjuangkan Aceh tanpa memusuhi Indonesia. Mari kita kritis tanpa kehilangan persaudaraan dan berbeda pilihan tanpa kehilangan persatuan,” ujar Sayed.»


    Sementara itu, keterlibatan LSM Putroe Aceh, organisasi mahasiswa, pimpinan dan santri Dayah Al-Manna, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dalam memperingati momentum perdamaian Aceh dan kemerdekaan Indonesia.


    Selain menjadi bentuk kepedulian sosial melalui santunan kepada anak yatim, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi antarelemen masyarakat untuk mempererat komunikasi, membangun kebersamaan, serta memperkuat komitmen dalam menjaga perdamaian.


    Melalui kegiatan pembagian Bendera Merah Putih ini, Muda Seudang dan LSM Putroe Aceh mengajak seluruh masyarakat Bireuen untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan semangat persatuan, menjaga kerukunan, serta mengisi perdamaian dengan berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.


    “Merawat Perdamaian, Menumbuhkan Kepedulian, Menguatkan Persatuan.”

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini