Muspika Tangse Tanam Pohon Serentak dalam Rangka HUT TNI ke-81, Upaya Pulihkan Hutan dan Cegah Abrasi Sungai.( Foto Dokumentasi Wartanad.id)
PIDIE (WARTANAD.ID)— Semangat menjaga kelestarian lingkungan ditunjukkan jajaran Muspika Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, melalui kegiatan Aksi Penanaman Sejuta Pohon dalam rangka memperingati Dirgahayu TNI ke-81 Tahun 2026.
Kegiatan penghijauan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 8 September 2026, bertempat di Desa Pulo Baro, Kecamatan Tangse, wilayah binaan Koramil 16/Tangse, Kodim 0102/Pidie.
Aksi penanaman pohon ini tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT TNI, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap kondisi lingkungan, khususnya kawasan yang mulai mengalami pengurangan tutupan vegetasi serta ancaman abrasi di sepanjang aliran sungai.
Kegiatan tersebut diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tangse, aparatur pemerintahan, unsur TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta masyarakat Desa Pulo Baro.
Danramil 16/Tangse Kapten Kav Dian Prayatna turut hadir dan memimpin keterlibatan jajaran Koramil dalam kegiatan penghijauan tersebut.
Turut hadir Camat Tangse yang diwakili Kasi PMG Nuraina, S.Sos, Kapolsek Tangse Iptu Muslim, PPL Pertanian Abribda Yani, S.Pt, Kepala KUA Tangse Tgk. Hasan Basri, Kepala Puskesmas Tangse Mulyadi, SKM, Mukim Layan Razali, Ketua Forum Keuchik Tangse Mustafa, Keuchik Pulo Baro Muhammad, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat.
Tanam Pohon Bukan Sekadar Seremoni
Pelaksanaan Aksi Penanaman Sejuta Pohon di Desa Pulo Baro menjadi momentum untuk mengingatkan seluruh pihak bahwa persoalan lingkungan tidak dapat ditangani oleh satu institusi saja.
Penghijauan membutuhkan keterlibatan pemerintah, TNI-Polri, aparatur desa, tokoh masyarakat hingga masyarakat secara langsung.
Penanaman pohon juga diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Pohon yang telah ditanam membutuhkan pemeliharaan dan pengawasan agar dapat tumbuh dengan baik hingga memberikan manfaat ekologis bagi masyarakat.
Di kawasan Tangse yang memiliki banyak wilayah dengan kontur perbukitan dan aliran sungai, keberadaan vegetasi memiliki peranan penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan.
Akar pepohonan dapat membantu memperkuat struktur tanah sekaligus mengurangi risiko erosi. Vegetasi di sekitar aliran sungai juga diharapkan dapat membantu menjaga bantaran sungai dari kerusakan, terutama ketika curah hujan meningkat.
Upaya Menjaga Bantaran Sungai
Salah satu tujuan utama kegiatan penghijauan tersebut adalah menjaga kawasan pinggir sungai dari ancaman abrasi dan erosi pada musim penghujan.
Kondisi bantaran sungai yang minim vegetasi dapat lebih mudah mengalami pengikisan ketika debit air meningkat. Jika dibiarkan dalam jangka panjang, kondisi tersebut berpotensi memengaruhi lahan masyarakat maupun infrastruktur yang berada di sekitar aliran sungai.
Karena itu, penanaman pohon di kawasan yang dianggap membutuhkan penghijauan menjadi salah satu langkah preventif untuk menjaga kondisi lingkungan.
Masyarakat diharapkan ikut berperan dalam menjaga pohon yang telah ditanam dengan tidak melakukan penebangan sembarangan serta turut merawat tanaman hingga tumbuh dan berkembang.
HUT TNI ke-81 Jadi Momentum Peduli Lingkungan
Peringatan HUT TNI ke-81 Tahun 2026 melalui kegiatan penanaman pohon memberikan pesan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan dan pertahanan, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan.
Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan lingkungan di wilayah Tangse.
Kolaborasi lintas sektor seperti ini dinilai penting karena menjaga lingkungan membutuhkan konsistensi dan keterlibatan masyarakat secara berkelanjutan.
Dengan adanya kegiatan penghijauan, diharapkan kawasan yang mulai mengalami degradasi dapat secara bertahap kembali memiliki tutupan vegetasi yang lebih baik.
Lebih jauh, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi pemicu munculnya kesadaran masyarakat untuk menjadikan penghijauan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, bukan hanya dilakukan ketika ada program atau momentum tertentu.
Berlangsung Aman dan Lancar
Aksi Penanaman Sejuta Pohon oleh Muspika Tangse dan masyarakat Desa Pulo Baro berlangsung hingga sekitar pukul 11.00 WIB.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dalam keadaan aman, tertib dan lancar.
Melalui kegiatan tersebut, Muspika Tangse bersama masyarakat menunjukkan bahwa menjaga alam merupakan tanggung jawab bersama.
Pohon yang ditanam hari ini mungkin belum memberikan manfaat secara langsung. Namun, ketika tumbuh besar, pohon-pohon tersebut dapat menjadi investasi ekologis bagi generasi mendatang—menjaga tanah, membantu mempertahankan bantaran sungai, serta memperkuat keseimbangan lingkungan di kawasan Tangse.
Penanaman pohon menjadi langkah kecil yang diharapkan melahirkan dampak besar bagi kelestarian alam dan keselamatan masyarakat, khususnya menghadapi musim penghujan.



