Puncak Uroe Lahe Pidie ke-515, Bupati Sarjani Ajak Masyarakat Rawat Sejarah dan Bersama Bangun Pidie.( Foto Dokumentasi Wartanad.id)
SIGLI, Wartanad.id – Puncak peringatan Peuingat Uroe Lahe Pidie ke-515 Tahun 2026 berlangsung meriah di halaman Pidie Convention Center (PCC), Sabtu malam (19/9/2026).
Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, S.H., M.H., bersama Wakil Bupati Pidie Alzaizi Umar hadir langsung dalam kegiatan yang menjadi penutup rangkaian peringatan hari lahir Kabupaten Pidie tersebut.
Peringatan Uroe Lahe Pidie ke-515 sebelumnya telah diisi dengan berbagai kegiatan sejak 16 September 2026. Sejumlah agenda melibatkan masyarakat dan berbagai unsur daerah, mulai dari Expo dan UMKM, pentas seni, Sidang Istimewa Paripurna DPRK Pidie, permainan rakyat, pawai budaya, Khanduri Raya, Maulid Nabi, hingga berbagai kegiatan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Sarjani menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan tersebut. Menurutnya, peringatan Uroe Lahe tidak semata-mata menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi memiliki makna penting dalam mengingat perjalanan sejarah panjang Pidie atau Pedir Darul Amni.
“Peringatan Uroe Lahe menjadi momentum bagi kita semua untuk mengenang perjalanan sejarah, mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan masyarakat Pidie,” ujar Sarjani.
Ia menekankan, sejarah dan kebudayaan merupakan bagian penting dari identitas masyarakat Pidie yang harus terus dijaga. Karena itu, momentum Uroe Lahe diharapkan dapat menjadi ruang refleksi sekaligus mendorong seluruh elemen masyarakat untuk terus memberikan kontribusi terhadap kemajuan daerah.
Pidie Kembali Raih Serambi Award 2026
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sarjani juga menyampaikan kabar membanggakan bahwa Kabupaten Pidie kembali meraih Serambi Award 2026 atas keberhasilan dan konsistensi dalam pelaksanaan Program One Day One Ayat.
Menurut Sarjani, penghargaan tersebut bukan semata-mata keberhasilan pemerintah daerah, melainkan merupakan hasil kerja bersama seluruh masyarakat Pidie, terutama anak-anak, guru mengaji serta berbagai pihak yang selama ini mendukung pelaksanaan program tersebut.
Ia menegaskan bahwa Program One Day One Ayat merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Pidie dalam membangun fondasi karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur'an.
“Program ini merupakan bagian dari ikhtiar kita membangun generasi muda Pidie agar tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Al-Qur’an di tengah perkembangan zaman,” kata Sarjani.
Masjid Al-Falah dan Kampus Al Hilal Jadi Perhatian
Selain program keagamaan, Pemerintah Kabupaten Pidie juga menegaskan komitmennya terhadap pembangunan Masjid Agung Al-Falah Sigli dan proses penegerian Kampus Al Hilal Sigli.
Sarjani berharap pembangunan Masjid Agung Al-Falah dapat terus berjalan dengan lancar dan nantinya tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keislaman sekaligus kebanggaan masyarakat Kabupaten Pidie.
Pemerintah daerah, kata dia, juga terus mendorong proses penegerian Kampus Al Hilal Sigli sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pendidikan di Kabupaten Pidie.
Ajak Seluruh Elemen Bersatu Bangun Pidie
Di hadapan para undangan dan masyarakat yang hadir, Bupati Sarjani bersama Wakil Bupati Alzaizi kembali menegaskan komitmen menjalankan visi pembangunan Kabupaten Pidie, yakni:
“Terwujudnya masyarakat Pidie yang islami, adil, maju, sejahtera dan berkelanjutan.”
Untuk mewujudkan visi tersebut, pemerintah daerah menyadari bahwa pembangunan tidak dapat dilakukan sendiri. Dukungan, partisipasi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam menentukan arah pembangunan Pidie ke depan.
Bupati Sarjani mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan dan memperkuat kebersamaan di tengah berbagai tantangan pembangunan.
“Marilah kita bersama-sama menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan dan terus membangun Pidie dengan semangat serta kecintaan terhadap daerah,” ajaknya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, pemerintah daerah, unsur Forkopimda, masyarakat dan seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan rangkaian Peuingat Uroe Lahe Pidie ke-515 Tahun 2026.
Menurutnya, momentum Uroe Lahe harus menjadi energi bersama untuk menatap masa depan Pidie dengan tetap berpijak pada sejarah, budaya, nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal.
Dihadiri Berbagai Unsur Pemerintahan
Puncak peringatan Uroe Lahe Pidie ke-515 turut dihadiri Gubernur Aceh yang diwakili Kepala DPMPTSP Aceh, para Bupati/Wali Kota, perwakilan Pangdam Iskandar Muda, perwakilan Wali Nanggroe, para Wakil Bupati/Wakil Wali Kota, pimpinan dan anggota DPRK Pidie, Direktur BAS Aceh, Forkopimda Kabupaten Pidie, Pengurus TP PKK Aceh, para Staf Ahli Bupati dan Asisten Setdakab Pidie.
Hadir pula para Kepala SKPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie, para Ketua Lembaga Keistimewaan Kabupaten Pidie, para camat serta kepala bagian di lingkungan Setdakab Pidie.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan tersebut, peringatan Uroe Lahe Pidie ke-515 diharapkan tidak berhenti sebagai perayaan tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat identitas daerah, menjaga warisan sejarah dan budaya, serta membangun semangat bersama menuju Pidie yang lebih maju dan berkelanjutan.



