-->
  • Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    jemput Bola ke ujung pulau,RSJ Aceh luncurkan Telemedicine jiwa untuk simeulu,185 ODGJ berat jadi sasaran

    Oct 26, 2026, 5:07 PM WIB Last Updated 2026-10-26T10:07:40Z
    Wartanad.id - Banda Aceh - Gak main-main, RSJ Aceh kini jemput bola sampai ke ujung pulau. Direktur RSJ Aceh, dr. Hanif, resmi melaunching layanan telemedicine kesehatan jiwa khusus untuk warga Kabupaten Simeulue, Senin 26 oktober 2026 di Aula Malahayati RSJ Aceh.

    Langkah ini diambil karena masalah kesehatan jiwa di Simeulue terbilang darurat. Bukan cuma butuh konsultasi online, tapi pasien juga harus dapat obat dan didampingi terus-menerus biar gak putus berobat.

    Launching-nya sendiri dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Simeulue, Nusar Amin,S.Pd., Kadis Kesehatan Simeulue Suherman Awal, Kabid P2P Mushallin, serta tim manajemen dan dokter-dokter RSJ Aceh.

    Dalam sambutannya, dr. Hanif blak-blakan. Menurutnya, tantangan terbesar di daerah terpencil itu bukan cuma soal konsultasi, tapi soal keberlanjutan pengobatan.

    "Bayangkan, sekitar 65 persen pasien kita putus obat. Kalau sudah putus, ya kambuh lagi. Ini yang mau kita putus rantainya," kata dr. Hanif.

    Data yang dipaparkan bikin prihatin. Di Simeulue tercatat ada 
    387 kasus gangguan jiwa, 185 di antaranya adalah ODGJ berat. Padahal, tenaga ahlinya cuma satu dokter jiwa dan enam
    perawat yang sudah dilatih kesehatan jiwa. Jauh dari ideal.

    "Melalui telemedicine ini, kami ingin mendekatkan pelayanan kesehatan jiwa sampai ke pelosok," ujarnya.

    Cara kerjanya gini: pasien datang ke Puskesmas Simeulue Timur. Dari sana, mereka akan video call langsung dengan dokter spesialis jiwa dari RSJ Aceh di Banda Aceh.

    Biar gak putus obat lagi, RSJ Aceh sudah menyiapkan skema khusus. Obat disiapkan dari Instalasi Farmasi RSJ Aceh, lalu dikirim langsung ke Puskesmas Simeulue Timur untuk dibagikan ke pasien. Stoknya untuk satu bulan penuh.

    Layanan perdana bahkan langsung jalan habis launching. Tiga psikiater top RSJ Aceh turun langsung melayani: dr. Syahrial, Sp.KJ (K), dr. Malawati,Sp.KJ, dan dr. Teuku Muhammad Iqbal Muttaqien,Sp.KJ.

    Yang paling keren, dr. Hanif minta petugas Puskesmas jangan pasif. Kalau ada pasien yang butuh tapi gak bisa datang, ya harus dijemput ke rumahnya!

    "Pasien yang memungkinkan dibawa ke puskesmas, bawa. Yang tidak bisa datang, jemput langsung dari rumah. Jangan sampai karena jarak, pasien kehilangan akses," tegasnya. Pola jemput bola ini, kata dia, sudah pernah dilakukan RSJ Aceh sampai ke Aceh Tenggara.

    Wakil Bupati Simeulue, Nusar Amin, menyambut baik terobosan ini. Ia berharap dengan adanya telemedicine, warga di pulau terluar seperti Simeulue bisa dapat layanan kesehatan jiwa yang sama adilnya dengan warga di kota.
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini