• Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Dwi Luhnuari: Valentine Day Bukan Budaya Aceh

    Feb 15, 2019, 3:30 PM WIB Last Updated 2020-01-23T13:10:34Z
    wartanasional.co,Banda Aceh - Pemerintah Kota Banda Aceh sudah melarang terhadap perayaan hari valentine. Dari Polisi hingga Satpol PP akan dikerahkan untuk melakukan pengamanan dan penertiban bagi warga yang merayakan hari valentine.

    "Saya yakin masyarakat Kota Banda Aceh sangat sadar bahwa ini (valentine) bukan budaya kita, bukan adat istiadat kita,"kata Dwi Luhnuari kepada wartanasional. Jum'at (15/2/2019)

    Menurutnya, "perayaan valentine dinilai melanggar syariat Islam, dan bukan budaya masyarakat Aceh. Larangan perayaan valentine juga diterapkan serupa dengan larangan merayakan tahun baru.

    Dalam hal ini, "masyarakat Kota Banda Aceh agar tidak merayakan ini. Anak-anak tidak merayakan ini, pemuda, remaja tidak merayakan ini. Jangan kita membiasakan kepada tempat yang salah ,"ungkap Dwi Luhnuari yang juga merupakan Caleq DPR RI Dapil I Aceh.

    Seperti diketahui, seruan larangan valentine diteken Aminullah pada 21 Januari lalu. Petugas Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH/polisi syariat) sudah melakukan sosialisi terhadap seruan tersebut.

    "Dalam seruan itu, terdapat dua poin. Di bawah kata seruan tertulis "dalam rangka menjaga kesucian Aqidah dan penguatan Pengalaman Syariat Islam maka disampaikan kepada seluruh masyarakat Kota Banda Aceh bahwa Valentine Day bertentangan dengan syariat Islam dan bukan budaya Aceh,"tutupnya Dwi Luhnuari.(red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini