• Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Rumah Murtaja Ludes di makan sijago merah.

    Fauzal
    May 30, 2020, 7:49 PM WIB Last Updated 2020-05-31T16:14:39Z

    Aceh Timur l Wartanad.com -Rumah pasangan keluarga bapak murtaja umur 37 tahun yang terletak di desa pucuk alur dua kecamatan simpang ulim
    Sekitar pukul 03'00 pagi habis di lalap sijago merah diduga akibat arus pendek konsleting listrik  berdasarkan keterangan nara sumber yang berhasil di himpun media ini di lapangan dengan saksi mata dalam insident kejadian tersebut bapak saiful 50 tahun menyampaikan pada hari sabtu 30 mai 2020 tepat pada pukul 03'00 pagi WIB.

    para tetangga sedang tidur pulas,tiba -tiba mendengar suara orang meminta tolong sehingga para tetangga berhamburan keluar rumah dan melihat kobaran api di rumah bapak murtaja sudah membesar dan istri bapak murtajapun berteriak meminto tolong agar api tersebut dapat di padamkan.

    Melihat  insident kejadian tersebut wargapun beramai- ramai berusaha membantu memadamkan kobaran api dengan mengambil air sumur di daerah terdekat dan sebahgian warga berupaya untuk menyelamatkan harta benda bapak murtaja yang terperangkap dalam rumah tersebut, namun  kobaran api semakin membesar dan semakin berkobar ke atas atap rumah ,sehingga warga tidak dapat lagi memadamkan kobaran api dan mengeluarkan harta benda bapak murtaja sehingga akhirnya seluruh harta benda yang ada di dalam rumah bapak murtajapun ludes seketika di makan sijago merah.

    Dalam insiden ini tidak ada korban jiwa namun jumlah kerugian lebih kurang senilai 40 juta rupiah, bapak murtaja berharap kepada dinas instansi terkait agar dapat turun kelapangan untuk melihat rumah bapak murtaja yang terbakar akibat konsleting arus pendek listrik dan agar dapat kiranya juga merealisasikan bantuan terhadap korban.

    Syamsul bahri 60 tahun selaku kepala desa setempat menyampaikan kepada awak media agar pihak dinas PLN serta instansi terkait merealisasikan bantuan terhadap warganya, mengingat kesedihan yang saat ini di derita korban  cukup mendalam pungkas keuchik syamsul,.""(said).
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini