• Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    penerbit erlangga memberikan bantuan kuota internet kepada 1.000 pelajar di Aceh melalui dinas pendidikan aceh

    Sep 29, 2020, 9:42 AM WIB Last Updated 2020-09-29T02:45:48Z
    Wartanad.id,banda aceh - Kebutuhan kuota internet untuk pembelajaran jarak jauh (PJJ), dirasa begitu sangat diperlukan. Tidak terkecuali siswa SMA/SMK. Menjawab kebutuhan tersebut, Penerbit Erlangga memberikan bantuan kuota internet kepada 1.000 pelajar di Aceh. 

    Penyerahan kuota internet diserahkan secara simbolis oleh Kepala Cabang Penerbit Erlangga Wilayah Aceh, Armianto, SE, kepada Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. H. Rachmat Fitri HD, MPA, disaksikan oleh Kepala Bidang Pembinaan SMK, Teuku Miftahuddin, S.Pd, M.Pd dan Kepala Bidang Pembinaan SMA dan PKLK, Zulkifli, S.Pd, M.Pd, Kepala UPTD Balai Tekkomdik Dinas Pendidikan Aceh, Teuku Fariyal, S.Sos, MM, serta Kepala SMA/SMK.

    Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. H. Rachmat Fitri HD, MPA, mengapresiasi atas bantuan sarana belajar yang diberikan pihak Penerbit Erlangga. Sebab, dimasa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), untuk memungkinkan proses belajar-mengajar tetap berlangsung.

    “Pendidikan perlu kepedulian semua pihak. Karena pendidikan milik kita bersama-sama. Yang perlu kita pahami bersama sebagaimana arahan Bapak Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, yang bahwa kesehatan dan keselamatan menjadi prioritas utama dalam dunia pendidikan di Aceh,” ujar Haji Nanda- sapaan akrab Kepala Dinas Pendidikan Aceh ini.

    Sementara itu, Kepala Cabang Penerbit Erlangga Wilayah Aceh, Armianto, menjelaskan, bantuan sarana belaja berupa kuota internet diberikan pihaknya dari dana Corporate Social Responsibility (CSR).

    “Kita terus mengupayakan kedepan untuk adanya penambahan kuota internet bagi peserta didik, khususnya di Provinsi Aceh.

    Ia menambahkan, di masa pembelajaran jarak jauh, pihaknya mengaku sudah menerbitkan buku digital (e-book Erlangga), yang dapat diperoleh melalui aplikasi Google Play Store.

    “Jadi ada juga yang dapat diperoleh secara gratis. Tujuannya agar peserta didik dan guru tetap dapat melaksanakan proses belajar mengajar,” tutup armianto
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini