• Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Empat Warga Mane Meninggal Saat Mendulang Emas Di Geumpang

    Fauzal
    Jul 13, 2021, 12:29 PM WIB Last Updated 2021-07-13T06:41:39Z

     

    Tokoh masyarakat Kecamatan Mane Muhammad Nasir ( Abu Cek Ninja ) Dan Tokoh Adat Amiruddin,Amd 


    Pidie (wartanad.com)- Empat warga Pidie meninggal dunia tertimbun longsoran tanah. Peristiwa itu terjadi saat mereka mendulang emas di Kawasan Sungai Alue Eumpeuk Kecamatan Geumpang, Sabtu (10/7).


    Hasil konfirmasi dengan kepada Tokoh masyarakat Kecamatan Mane Muhammad Nasir ( Abu Cek Ninja )mengatakan Minggu (11/7), peristiwa naas tersebut terjadi Sabtu (10/7) sekitar pukul 13:00 WIB. Kejadian itu tepatnya berada di kawasan Alue Eumpeuk , Gampong (desa) Bangkeh, Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie. Jarak Alue Eumpeuk dengan pusat pasar Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie terpaut 25 Km, atau 7 sampai 8 jam jalan kaki arah timur, Kecamatan Geumpang.


    Tokoh Masyarakat Mane Amiruddin Abd,

    Saat dikonfirmasi media ini membenarkan kejadian tersebut. “Ia, benar ada warga kami yang meninggal dunia saat mendulang emas dalam lubang bekas galian,” kata Amiruddin Ia mengatakan, keempat warganya yang menjadi korban masing-masing Fauzi, 40, Hasbi, 40, Martunis, 20 berdomisili di kecamatan Mutiara Timur dan Alfian, 20. “Kejadiannya sekitar pukul 13.00 WIB, dan kami baru mendapat kabar kemarin sekitar pukul 17.00 WIB. Tim dari masyarakat serta petugas keamanan datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi,” ujarnya.


    Amiruddin mengatakan, saat ditemukan keempat warganya tersebut dalam kondisi sudah tidak benyawa. Tim yang terdiri warga gampong bersama petugas keamanan langsung mengevakuasi keempat jenazah warga tersebut.

    Sekira pukul 13:00 WIB, keempat jenazah tiba di rumah duka di Gampong Mane. “Jenazah sempat dibawa ke Puskesmas sebentar, selanjutnya dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan secara layak,” katanya.


    Amiruddin menjelaskan kronologis yang menyebabkan keempat warga Mane tersebut meninggal dunia dikarenakan beberapa hari terakhir ini, kata dia, cuaca ekstrim berupa hujan lebat disertai angin acap terjadi musibah di kawasan pegunungan tersebut.


    “Karena itu kami mengimbau kepada warga kami yang melakukan aktivitas di dalam pegunungan agar senantiasa berhati-hati. Apalagi saat ini cuaca sering turun hujan deras dan angin kencang,” katanya mengingatkan.


    Berdasarkan keterangan Muhammad Nasir Ninja mengenai keempat warga Mane tersebut sebelum meninggal dunia, mereka melakukan kegiatan mendulang emas di dalam lubang bekas galian alat berat (beko-red) yang sudah lama tidak ada aktivitas yang terletak di kawasan Alue Rhek dan Alue Eumpeuk sekitarnya banyak terdapat lubang bekas galian, termasuk lubang bekas galian peninggalan kolonial Belanda juga masih banyak di lokasi tersebut. “Mungkin karena hujan deras, mereka sudah di dalam lubang terjadilah longsoran tanah hingga menyebabkan mereka meninggal dunia,”ucap nya laporan (Fh01)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini