• Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Puncak Peringatan Haul Tsunami ke 18 di Monument Tugu Tsunami Gampong Pasir Meulaboh

    Azhar
    25 Des 2022, 22.11 WIB Last Updated 2022-12-26T16:16:23Z
    Wartanad.id | Meulaboh - Peristiwa bencana gempa dan tsunami pada tahun 2004 silam tidak bisa dilupakan oleh warga aceh terutama penduduk pesisir pantai kota Meulaboh, Kini 18 tahun sudah bencana itu berlalu sebuah monument tugu tsunami dipersembahkan oleh warga setempat untuk mengenang sejarah tersebut. Sabtu 24 Desember 2022.

    Gampong Pasir Kecamatan Johan Pahlawan menjadi tempat satu-satunya monument bersejarah di dirikan pertama kali di Kabupaten Aceh Barat hanya berjarak 1,4 KM atau 5 Menit menggunakan kendaraan roda 4 atau roda 2 dari pusat ibu kota meulaboh.

    Romi Saputra Jaya selaku Keuchik Gampong Pasir menturkan, pembangunan Tugu Tsunami ini hasil kesepakatan bersama dalam Musyawarah Pembangunan (Musrembang) Gampong pada tahun 2017 menggunakan Anggaran Dana Desa (Add).

    "Kita membangun tugu ini pertama kita berfikir daerah gampong pasir ini merupakan daerah terparah dari hantaman tsunami, makanya masyarakat berpendapat supaya agar ada sebuah monument sejarah yang memang sebagai bentuk kenangan untuk mengenang para syuhada yang telah meninggal pada saat tsunami, makanya kita membangun tugu tsunami tersebut” Ucapnya

    Sebanyak 603 orang korban tsunami yang tercatat di tugu tersebut  adalah warga asli Gampong Pasir yang menjadi korban saat bencana terjadi.

    “Jumlah data yang kita imput itu ada sekitar 600 jiwa lebih masyarakat gampong pasir tapi ini kemaren ada juga ada informasi bahwa masih ada yang belum terinput datanya tapi ini alhamdulillah kita baru berhasil menginput khusus masyarakat gampong pasir itu sebanyak 603 jiwa” Tambahnya

    Romi juga menambahkan bahwa Puncak Peringatan Haul Tsunami ke 18 tahun ini untuk pemerintah Kabupaten Aceh Barat akan di gelar lokasi Tugu Tsunami tersebut dan diharapkan nantinya kawasan tersebut menjadi tempat Wisata religi dan edukatif yang juga sebagai tempat mengenang korban gempa dan tsunami 2004 silam.(**)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini