Wartanad.id | Pidie Jaya – Tongkat estafet kepemimpinan di Kepolisian Resor (Polres) Pidie Jaya, Polda Aceh, resmi berganti. Markas Besar (Mabes) Polri menunjuk AKBP Tendri Wardi, S.Pt., S.I.K., M.H. sebagai Kapolres Pidie Jaya yang baru, menggantikan AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, S.H., S.I.K., M.H., yang mendapat kepercayaan mengemban tugas sebagai Kapolres Sabang.
Pergantian tersebut tertuang dalam surat telegram mutasi Kapolri yang diterbitkan Mabes Polri sebagai bagian dari kebijakan rotasi, penyegaran organisasi, sekaligus pembinaan karier di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Berdasarkan surat telegram tersebut, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu yang sebelumnya memimpin Polres Pidie Jaya resmi dimutasi menjadi Kapolres Sabang Polda Aceh. Sementara posisi yang ditinggalkannya kini diisi oleh AKBP Tendri Wardi, yang sebelumnya menjabat Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Sulawesi Tenggara.
Penunjukan AKBP Tendri Wardi dinilai menjadi langkah strategis mengingat rekam jejaknya yang tidak asing bagi masyarakat Aceh. Perwira menengah Polri itu pernah bertugas di Tanah Rencong sebagai Kasat Reserse Narkoba Polresta Banda Aceh pada tahun 2022. Dalam masa pengabdiannya, ia dikenal aktif menangani berbagai pengungkapan kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Tak hanya itu, AKBP Tendri Wardi juga pernah mengemban amanah sebagai Analis Kebijakan Pertama Bidang Gadik di SPN Polda Aceh, sehingga memiliki pemahaman yang baik terhadap karakteristik wilayah, kultur masyarakat, serta dinamika keamanan di Provinsi Aceh.
Bekal pengalaman tersebut diyakini akan menjadi modal berharga bagi AKBP Tendri Wardi dalam memimpin Polres Pidie Jaya. Ia diharapkan mampu melanjutkan program-program yang telah berjalan, memperkuat profesionalisme personel, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Pidie Jaya.
Mutasi di tubuh Polri merupakan agenda rutin organisasi yang bertujuan meningkatkan efektivitas kelembagaan, memperkuat regenerasi kepemimpinan, memperluas pengalaman personel, serta mendorong peningkatan kinerja dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, masyarakat menaruh harapan agar Polres Pidie Jaya semakin solid, responsif, dan humanis dalam menjalankan tugas kepolisian. Sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat juga diharapkan semakin kuat demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di Kabupaten Pidie Jaya.[]

