-->
  • Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Dana Jerih Perangkat Gampong Blang Tho Dilaporkan Hilang di Bagasi Motor Bendahara Usai Ditarik dari Bank, Keuchik Blangtho Minta Publik Tunggu Hasil Polisi

    Fauzal
    Jun 17, 2026, 11:52 AM WIB Last Updated 2026-06-17T04:56:56Z

    Dana Jerih Perangkat Gampong Blang Tho Dilaporkan Hilang di Bagasi Motor Bendahara Usai Ditarik dari Bank, Blang Tho Minta Publik Tunggu Hasil Polisi. ( Foto Dokumentasi Wartanad.id)


    PIDIE (Wartanad.id) – Hilangnya dana jerih perangkat Gampong Blang Tho, Kecamatan Titeue, Kabupaten Pidie, menjadi perhatian masyarakat. Dana yang disebut telah ditarik oleh bendahara gampong dari bank untuk pembayaran hak perangkat desa tersebut dilaporkan raib sebelum sempat disalurkan kepada para penerima. Rabu ( 17/06/2026)


    Keuchik Gampong Blang Tho, Bakhtiar, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, dana itu telah ditarik dari bank oleh bendahara gampong yang bertugas mengelola keuangan desa. Namun, setelah proses penarikan selesai, bendahara tidak langsung berkoordinasi atau menjumpainya.


    “Setelah penarikan dana, bendahara tidak langsung menjumpai saya yang saat itu sedang mengurus surat rekomendasi kesehatan warga. Yang bersangkutan menyampaikan alasan hendak membeli susu anak dan keperluan lainnya. Sekitar 30 menit kemudian, bendahara menghubungi saya dan mengabarkan bahwa uang yang disimpan di dalam bagasi sepeda motor Honda Scoopy miliknya dilaporkan hilang setelah tiba di rumah,” ujar Bakhtiar.


    Peristiwa tersebut memunculkan berbagai pertanyaan di kalangan perangkat gampong maupun masyarakat. Hingga kini, para perangkat desa disebut belum menerima jerih yang menjadi hak mereka.


    Menanggapi persoalan tersebut, Camat Titeue, Teuku Muhardi, S.Sos., membenarkan bahwa dirinya telah menerima laporan terkait dugaan hilangnya dana tersebut. Namun, ia mengaku baru mengetahui kejadian itu pada keesokan harinya setelah berkomunikasi dengan Keuchik Gampong Blang Tho.


    “Benar adanya. Saya mengetahui kejadian itu besok paginya. Awalnya saya menanyakan kepada keuchik apakah semalam ada kebakaran di Blang Tho. Beliau menjawab ada, namun yang terbakar hanya pohon bambu. Kemudian keuchik menyampaikan kepada saya bahwa setelah penarikan dana di bank, uang tersebut dilaporkan raib,” ujar Camat Titeue kepada media.


    Meski demikian, Camat meminta seluruh pihak untuk tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum adanya hasil penyelidikan resmi dari aparat penegak hukum.


    “Kita masih menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian. Kita juga tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah karena sampai sekarang belum ada jawaban atau hasil resmi dari pihak kepolisian,” katanya.


    Menurut Camat, pihak kecamatan juga akan meminta penjelasan langsung dari aparatur gampong terkait kronologi dan perkembangan kasus tersebut. Ia mengaku telah meminta Keuchik dan Sekretaris Desa untuk hadir ke kantor kecamatan.


    “Besok sudah saya sampaikan kepada keuchik dan sekdes agar datang ke kantor untuk kita tanyakan sejauh mana perkembangan perihal yang dimaksud,” tambahnya.


    Sementara itu, sejumlah perangkat gampong berharap persoalan tersebut dapat segera terungkap agar hak-hak mereka dapat segera diselesaikan. Mereka juga meminta adanya transparansi dari pihak terkait mengenai kronologi kejadian dan langkah-langkah yang telah dilakukan setelah uang tersebut dilaporkan hilang.



    Kasus ini kini menjadi perhatian masyarakat Kecamatan Titeue. Warga berharap penyelidikan dapat berjalan secara objektif dan transparan sehingga fakta sebenarnya mengenai hilangnya dana jerih perangkat Gampong Blang Tho dapat terungkap dengan jelas.


    (Redaksi)


    Catatan: Hingga saat ini belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Seluruh pihak tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah sambil menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak kepolisian.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini