-->
  • Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Rektor Universitas Teuku Umar Jalin Kerja Sama dengan Universiti Teknologi PETRONAS

    Azhar
    Jun 23, 2026, 11:49 PM WIB Last Updated 2026-06-23T16:52:43Z
    Rencana Buka Prodi Teknik Perminyakan dan Pertambangan, Agar Putra‑Putri Aceh Bukan Sekadar Penonton.
     
    Wartanad.id | Meulaboh – Rektor Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, Prof. Dr. Ishak Hasan, M.Si., menjalin kerja sama dalam bentuk Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universiti Teknologi PETRONAS (UTP), Malaysia. Langkah utama yang ditargetkan dari kerja sama ini adalah pembukaan Program Studi Teknik Perminyakan dan Teknik Pertambangan di lingkungan UTU.
     
    Inisiatif ini disusun sebagai tanggapan terhadap potensi besar serta rencana pengembangan dan eksploitasi sumber daya minyak dan gas bumi (migas) serta bahan galian di wilayah Aceh. Tujuannya agar putra‑putri daerah memiliki kualifikasi dan kompetensi yang setara, sehingga dapat terlibat langsung dalam pengelolaan kekayaan alam di tanah kelahirannya sendiri—bukan hanya menjadi penonton.
     
     Menjawab Tantangan dan Peluang Daerah
     
    Dalam pernyataannya, Prof. Dr. Ishak Hasan menekankan bahwa kekayaan alam Aceh seharusnya dikelola dengan dukungan tenaga ahli yang berasal dari masyarakat setempat. Selama ini, salah satu keluhan utama adalah keterbatasan akses pendidikan tinggi yang spesifik di bidang energi dan pertambangan di wilayah barat Sumatera.
     
    “Kita ingin memastikan bahwa ketika potensi migas dan pertambangan di Aceh mulai dikembangkan secara maksimal, putra‑putri Aceh tidak hanya menjadi penonton di lingkungan sendiri. Mereka harus memiliki keahlian, sertifikasi, dan wawasan yang sama baiknya dengan tenaga ahli dari luar daerah maupun luar negeri,” ujar Rektor UTU.
     
    Kerja sama dengan UTP—yang dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Asia Tenggara dalam bidang energi dan teknologi—diharapkan menjadi jembatan peningkatan mutu kurikulum, pelatihan pengajar, hingga penyediaan fasilitas laboratorium yang sesuai standar industri.
     
     Bentuk Kerja Sama yang Dijalin
     
    Selain pembukaan prodi baru, kesepakatan yang disepakati kedua pihak mencakup beberapa hal pendukung, antara lain:
    - Penyelarasan kurikulum dengan standar industri migas dan pertambangan
    - Pertukaran dosen, peneliti, dan mahasiswa
    - Pengembangan fasilitas laboratorium penunjang
    - Penyelenggaraan pelatihan, lokakarya, dan penelitian bersama
    - Akses terhadap jaringan industri dan kesempatan magang bagi mahasiswa
     
     Harapan Dukungan Semua Pihak
     
    Prof. Dr. Ishak Hasan memohon dukungan luas dari berbagai pihak—mulai dari Pemerintah Aceh, DPR Aceh, instansi teknis terkait, hingga masyarakat luas—agar rencana pembukaan prodi ini dapat berjalan lancar. Dukungan tersebut sangat diperlukan baik dalam aspek regulasi, fasilitas, maupun pendanaan, sehingga UTU dapat benar‑benar menjadi pusat pendidikan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.
     
    “Langkah ini adalah investasi untuk masa depan generasi penerus. Semakin banyak anak muda Aceh yang menguasai ilmu energi dan pertambangan, semakin besar peran daerah dalam menjaga keberlanjutan dan manfaat dari kekayaan alam yang dimiliki,” tambahnya.
     
    Kerja sama UTU dengan Universiti Teknologi PETRONAS menjadi bukti nyata upaya mendekatkan pendidikan tinggi dengan potensi ekonomi daerah. Pembukaan prodi Teknik Perminyakan dan Pertambangan diharapkan tidak hanya menambah daftar jurusan, tetapi juga menjadi solusi konkret agar keberadaan sumber daya alam di Aceh benar‑benar dinikmati manfaatnya oleh warga setempat melalui lapangan kerja dan pengelolaan yang mandiri.
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini