Tak Sekadar Menjaga Negeri, Kodim 0102/Pidie Hadir Membangun Rumah Siti hawa desa kebun nilam kecamatan Tangse dan Harapan bagi Lansia Miskin.( Foto Dokumentasi Wartanad.id)
PIDIE (WARTANAD.ID) – Di balik tugas menjaga kedaulatan negara dan mempertahankan wilayah dari berbagai ancaman, prajurit TNI juga terus menunjukkan wajah kemanusiaannya melalui berbagai aksi sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Salah satu wujud nyata kepedulian tersebut kembali diperlihatkan oleh Kodim 0102/Pidie melalui program pembangunan dan rehabilitasi rumah layak huni bagi warga lanjut usia (lansia) yang hidup dalam keterbatasan ekonomi. Selasa ( 23/06/2026)
Program yang dilaksanakan bersama Korem 011/Lilawangsa itu bukan sekadar pembangunan fisik semata. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi simbol hadirnya negara di tengah masyarakat yang membutuhkan uluran tangan dan perhatian. Bagi para penerima manfaat, rumah yang dibangun bukan hanya tempat berlindung dari panas dan hujan, melainkan juga harapan baru untuk menjalani kehidupan yang lebih layak dan bermartabat.
Dalam beberapa tahun terakhir, program rumah layak huni yang digagas Kodim 0102/Pidie telah menyentuh berbagai lapisan masyarakat kurang mampu di Kabupaten Pidie. Fokus utama program ini adalah membantu warga yang selama bertahun-tahun tinggal di rumah yang tidak layak huni, khususnya para lansia yang memiliki keterbatasan fisik dan ekonomi.
Salah satu kisah yang masih membekas di tengah masyarakat adalah pembangunan rumah layak huni bagi pasangan lansia Jai Mikarza (75) dan Mumun Sofiah yang tinggal di Desa Lampoh Krueng, Kecamatan Kota Sigli. Sebelum mendapatkan bantuan, pasangan tersebut hidup dalam kondisi yang serba terbatas dengan hunian yang jauh dari kata layak.
Melalui kepedulian TNI, rumah yang sebelumnya memprihatinkan berhasil disulap menjadi tempat tinggal yang aman, nyaman, dan layak dihuni. Kehadiran rumah baru itu menjadi awal kehidupan yang lebih baik bagi pasangan lansia tersebut, sekaligus bukti bahwa kepedulian sosial masih hidup dan tumbuh di tengah masyarakat.
Tak hanya membangun rumah baru, Kodim 0102/Pidie juga melakukan rehabilitasi rumah warga yang mengalami kerusakan berat. Salah satunya adalah rumah milik Nek Syamsiah (70), warga Kecamatan Tangse. Rumah yang sebelumnya mengalami kerusakan di sejumlah bagian penting diperbaiki sehingga kembali menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman.
Bagi warga lansia seperti Nek Syamsiah, bantuan tersebut memiliki arti yang sangat besar. Di usia senja, ketika kemampuan fisik dan ekonomi semakin terbatas, memiliki rumah yang layak menjadi kebutuhan mendasar yang sangat berarti bagi keberlangsungan hidup sehari-hari.
Kini, semangat pengabdian dan kepedulian itu kembali diwujudkan melalui pembangunan rumah layak huni yang sedang berlangsung di Kecamatan Kembang Tanjong. Program tersebut menjadi bukti bahwa perhatian TNI kepada masyarakat kurang mampu tidak berhenti pada satu wilayah atau satu kegiatan saja, melainkan terus berlanjut secara berkesinambungan.
Di lokasi pembangunan, personel TNI bersama masyarakat terlihat bahu-membahu menyelesaikan berbagai pekerjaan. Mulai dari pemasangan pondasi, pengerjaan dinding hingga proses penyelesaian bangunan dilakukan dengan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas kehidupan masyarakat Aceh.
Pemandangan tersebut menunjukkan eratnya hubungan antara TNI dan rakyat. Tidak ada sekat yang membatasi keduanya. Prajurit dan warga bekerja bersama demi satu tujuan mulia, yakni menghadirkan tempat tinggal yang layak bagi sesama yang membutuhkan.
Semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini menjadi fondasi pengabdian TNI kembali terlihat nyata dalam program tersebut. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjalankan tugas pertahanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial yang dihadapi warga.
Program rumah layak huni juga menjadi jawaban atas kebutuhan dasar masyarakat yang selama ini masih menghadapi persoalan hunian. Di sejumlah wilayah pedesaan, masih terdapat warga yang tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan, mulai dari atap bocor, dinding lapuk hingga struktur bangunan yang membahayakan keselamatan penghuninya.
Karena itu, program yang dijalankan Kodim 0102/Pidie mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Banyak pihak menilai kegiatan tersebut tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan motivasi dan semangat baru kepada warga untuk menjalani kehidupan dengan lebih optimis.
Rumah yang layak merupakan kebutuhan dasar setiap manusia. Selain memberikan rasa aman, rumah yang baik juga berpengaruh terhadap kesehatan, kenyamanan, dan kualitas hidup penghuninya. Bagi para lansia yang hidup sendiri atau bersama keluarga dalam keterbatasan ekonomi, keberadaan rumah yang layak menjadi hal yang sangat penting.
Masyarakat berharap program kemanusiaan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan di berbagai kecamatan dalam Kabupaten Pidie. Dukungan dari berbagai elemen, baik pemerintah, dunia usaha maupun masyarakat, dinilai sangat penting agar semakin banyak rumah tidak layak huni yang dapat diperbaiki.
Melalui pembangunan rumah layak huni yang kini sedang berlangsung di Kecamatan Kembang Tanjong, Kodim 0102/Pidie kembali menunjukkan bahwa tugas TNI tidak hanya menjaga keamanan dan kedaulatan negara. Lebih dari itu, TNI juga hadir sebagai sahabat rakyat yang siap membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat.
Rumah yang sedang dibangun tersebut bukan sekadar bangunan berdinding bata dan beratap seng. Di dalamnya tersimpan harapan, kepedulian, dan semangat kebersamaan yang menjadi fondasi kuat dalam membangun kehidupan sosial yang lebih baik.
Ketika sebuah rumah berdiri untuk warga yang membutuhkan, sesungguhnya yang dibangun bukan hanya tempat tinggal, melainkan juga rasa kemanusiaan, kepedulian, dan keyakinan bahwa negara selalu hadir bagi rakyatnya. Dari Kembang Tanjong, harapan itu kembali tumbuh dan menjadi bukti bahwa pengabdian TNI kepada rakyat tidak pernah berhenti. (FH01)




