Wartanad.id | Aceh Tenggara – Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan terus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Salah satunya ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 0108-01/Lawe Sigala jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara yang bersama masyarakat terus menggenjot pembangunan jembatan beton di Desa Lawe Serke, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Kabupaten Aceh Tenggara, Selasa (30/06/2026).
Pembangunan jembatan beton tersebut menjadi salah satu program yang sangat dinantikan masyarakat karena memiliki fungsi strategis sebagai akses penghubung antarwilayah. Selama ini, jalur tersebut merupakan lintasan utama yang digunakan warga untuk menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari mengangkut hasil pertanian dan perkebunan, menuju sekolah, mengakses fasilitas kesehatan, hingga melakukan aktivitas perdagangan. Dengan hadirnya jembatan beton yang lebih kokoh dan permanen, diharapkan mobilitas masyarakat menjadi semakin lancar, aman, dan efisien.
Di lokasi pembangunan tampak personel TNI bersama masyarakat bekerja bahu-membahu dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan. Semangat gotong royong yang terus terpelihara menjadi kekuatan utama dalam mempercepat proses pembangunan. Warga dengan sukarela membantu mengangkut material, merakit besi tulangan, memasang papan mal, menyiapkan adukan beton, hingga melaksanakan berbagai pekerjaan konstruksi lainnya sesuai kemampuan masing-masing.
Babinsa Koramil 0108-01/Lawe Sigala, Serka Mirza Antoni, mengatakan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, keberadaan Babinsa tidak hanya berperan dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, tetapi juga menjadi motor penggerak yang selalu hadir membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata.
"Komitmen TNI tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas menjaga keamanan wilayah, tetapi juga melalui dukungan terhadap pembangunan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat membuka akses yang lebih baik sehingga aktivitas masyarakat menjadi lebih mudah, aman, dan lancar," ujar Serka Mirza Antoni.
Ia menjelaskan bahwa tahapan pekerjaan yang sedang dilaksanakan saat ini difokuskan pada pembangunan struktur dasar jembatan sebagai penopang utama konstruksi. Beberapa pekerjaan yang tengah dikerjakan meliputi pengecoran cakar ayam sebagai pondasi penyangga, pemasangan papan mal untuk membentuk struktur beton sesuai desain, serta perakitan besi tulangan yang berfungsi memperkuat konstruksi agar memiliki daya tahan tinggi terhadap beban maupun pengaruh kondisi alam.
Menurutnya, setiap tahapan pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan ketelitian, ketepatan teknis, dan kualitas hasil pekerjaan. Hal tersebut menjadi perhatian utama agar jembatan yang dibangun benar-benar memiliki konstruksi yang kuat, aman, dan mampu digunakan masyarakat dalam jangka waktu yang panjang.
Serka Mirza Antoni menambahkan bahwa semangat gotong royong merupakan modal utama dalam mempercepat penyelesaian pembangunan. Kolaborasi yang harmonis antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi cerminan kuatnya nilai kebersamaan yang selama ini terus dijaga dalam setiap pelaksanaan pembangunan di wilayah binaan.
"Kami bersama seluruh personel Koramil 0108-01/Lawe Sigala dan masyarakat bekerja sejak pagi hingga sore dengan penuh semangat. Target kami bukan sekadar menyelesaikan pembangunan sesuai jadwal, tetapi juga menghasilkan jembatan yang berkualitas, kokoh, aman, dan benar-benar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang," tambahnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan implementasi nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selain menjalankan tugas pembinaan teritorial, Babinsa senantiasa hadir mendampingi masyarakat dalam berbagai kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan, memperkuat kebersamaan, serta mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.
Antusiasme masyarakat selama proses pembangunan juga terlihat begitu tinggi. Kehadiran personel TNI memberikan motivasi tersendiri bagi warga untuk terus bergotong royong menyelesaikan pekerjaan. Suasana kekeluargaan yang terbangun selama kegiatan berlangsung menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Hingga sore hari, seluruh rangkaian pekerjaan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Kemajuan pembangunan terus menunjukkan hasil yang positif berkat kerja sama yang solid antara Babinsa dan masyarakat yang setiap hari saling bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan konstruksi.
Apabila pembangunan jembatan beton ini selesai sesuai target, masyarakat akan memperoleh berbagai manfaat yang signifikan. Selain memperlancar mobilitas warga, jembatan tersebut juga akan mempercepat distribusi hasil pertanian dan perkebunan, menekan biaya transportasi, mempermudah akses menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta membuka peluang yang lebih besar bagi peningkatan aktivitas perekonomian masyarakat di Kecamatan Lawe Sigala-gala.
Melalui kolaborasi yang erat antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat, pembangunan jembatan beton di Desa Lawe Serke diharapkan menjadi simbol nyata semangat gotong royong, kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

