-->
  • Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Jasa Raharja Aceh Dukung Peningkatan Standar Operasional Angkutan Pelayaran Rakyat Melalui Rapat Koordinasi Terpadu

    Aug 7, 2026, 9:12 AM WIB Last Updated 2026-08-07T02:12:52Z
    Wartanad.id - Pulau Breueh – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Aceh menghadiri Rapat Koordinasi Peningkatan Operasional Angkutan Pelayaran Rakyat (PELRA) yang diselenggarakan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Malahayati di Pulau Breueh, Kabupaten Aceh Besar pada Sabtu 25 Juli 2026, Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan keselamatan, keamanan, dan kualitas pelayanan transportasi laut, khususnya pada lintasan Pulo Aceh–Banda Aceh.

    Rapat koordinasi dipimpin oleh Kepala KSOP Kelas IV Malahayati, Capt. Amfami, S.H., M.M., M.Mar., serta dihadiri oleh perwakilan Dinas Perhubungan Provinsi Aceh, Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Besar, PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Aceh, Geuchik Lampuyang, Mukim Pulo Breueh Selatan, Panglima Laot, serta para pemilik kapal angkutan pelayaran rakyat.
    Dalam arahannya, Kepala KSOP Kelas IV Malahayati menegaskan pentingnya pemenuhan standar keselamatan pelayaran, mulai dari kelaiklautan kapal, kelengkapan alat keselamatan seperti life jacket, life raft, lifebuoy, APAR, lampu navigasi, hingga radio komunikasi VHF. Selain itu, pemisahan muatan penumpang dan barang serta kelengkapan dokumen pelayaran juga menjadi perhatian utama untuk menjamin keselamatan pengguna jasa transportasi laut.
    Pada kesempatan tersebut, PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Aceh turut mengingatkan pentingnya kepatuhan penyelenggara angkutan pelayaran rakyat terhadap administrasi angkutan umum, termasuk pendataan penumpang dan pemenuhan kewajiban Iuran Wajib sebagai bentuk perlindungan dasar bagi setiap penumpang angkutan umum.

    Kepala Sub Bagian Iuran Wajib PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Aceh, TM. Radhi, menyampaikan bahwa keselamatan transportasi laut harus dibangun melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, baik regulator maupun operator angkutan.

    "Keselamatan pelayaran tidak hanya ditentukan oleh kelayakan kapal, tetapi juga oleh kepastian bahwa setiap penumpang mendapatkan hak perlindungannya. Melalui koordinasi ini, kami mengajak seluruh operator pelayaran rakyat untuk memastikan setiap penumpang tercatat dengan baik dan kewajiban Iuran Wajib dipenuhi, sehingga perlindungan dasar Jasa Raharja dapat diberikan secara optimal apabila terjadi risiko kecelakaan, Keselamatan transportasi adalah tanggung jawab bersama, dan koordinasi seperti ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan kepatuhan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat pengguna jasa angkutan laut." ujar TM. Radhi.

    Ia menambahkan bahwa sinergi antara KSOP, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, dan seluruh operator angkutan pelayaran rakyat menjadi faktor penting dalam mewujudkan layanan transportasi laut yang aman, tertib, dan berkeselamatan bagi masyarakat.

    Melalui rapat koordinasi ini, seluruh peserta berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan kepada para pemilik kapal dan operator pelayaran rakyat agar memenuhi standar keselamatan pelayaran, melengkapi legalitas operasional, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

    Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat koordinasi antarinstansi dalam mewujudkan pelayanan angkutan pelayaran rakyat yang memenuhi aspek keselamatan, memberikan 

    rasa aman kepada masyarakat, serta mendukung terciptanya transportasi yang berkeselamatan di Provinsi Aceh. 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini