-->
  • Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    MTQ XXXVIII Pidie 2026 Makin Matang! Pemondokan 23 Kecamatan Final, Mimbar Perlombaan Hampir Rampung

    Fauzal
    Nov 4, 2026, 11:58 AM WIB Last Updated 2026-11-04T04:58:13Z

     



    Sekertaris Daerah ( Sekda) kabupaten Pidie Samsul Azhar Pantau Langsung Pembersihan Kota Mini, MTQ XXXVIII Pidie 2026 Makin Matang! Pemondokan 23 Kecamatan Final, Mimbar Perlombaan Hampir Rampung, Bupati Sarjani Abdullah Berharap Pelaksanaan Berjalan Sukses.( Foto Dokumentasi Wartanad.id)


    PIDIE MUTIARA TIMUR (Wartanad.id) – Persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXVIII Tingkat Kabupaten Pidie Tahun 2026 di Kecamatan Mutiara Timur terus dimatangkan. Berbagai sektor pendukung mulai dari pemondokan kafilah, kesiapan mimbar perlombaan, koordinasi teknis, hingga pengamanan dan rekayasa lalu lintas kini memasuki tahap akhir menjelang pembukaan pada Sabtu, 7 November 2026. Rabu ( 04/11/2026)


    Keseriusan Pemerintah Kabupaten Pidie bersama panitia pelaksana terlihat dari berbagai langkah persiapan yang dilakukan secara terpadu. Tidak hanya berfokus pada lokasi perlombaan, perhatian juga diarahkan pada kenyamanan peserta, kesiapan fasilitas, ketertiban lalu lintas, serta kebersihan kawasan yang menjadi pusat kegiatan.


    Salah satu perkembangan penting adalah pemondokan kafilah dari 23 kecamatan yang dilaporkan telah final dan siap ditempati. Sebanyak 35 rumah warga telah dipersiapkan sebagai tempat pemondokan untuk mendukung kebutuhan akomodasi para peserta dan rombongan kafilah selama berlangsungnya MTQ.


    Di sektor perlombaan, persiapan Mimbar Utama serta Mimbar I, II, dan lokasi perlombaan lainnya juga dilaporkan hampir rampung. Bahkan, pada sore hari ini dijadwalkan dilakukan uji coba guna memastikan kesiapan teknis sebelum digunakan dalam rangkaian perlombaan.


    Rapat Koordinasi Teknis, Samakan Persepsi Seluruh Kafilah


    Untuk memastikan seluruh peserta memahami ketentuan pelaksanaan, panitia juga telah melaksanakan Rapat Koordinasi Teknis bersama para Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), ofisial, dan pihak kecamatan.


    Rapat yang berlangsung di Oproom Sekretariat Daerah Kabupaten Pidie tersebut menjadi forum penting untuk menyampaikan berbagai informasi teknis terkait mekanisme penilaian, atribut peserta, serta makrak dan ketentuan perlombaan.


    Koordinasi ini diharapkan mampu menyamakan persepsi seluruh kontingen sehingga tidak terjadi kesalahpahaman dalam pelaksanaan kegiatan, baik menyangkut administrasi, kesiapan peserta, maupun ketentuan teknis masing-masing cabang perlombaan.


    Dengan demikian, seluruh kafilah dari 23 kecamatan diharapkan dapat mengikuti rangkaian MTQ secara tertib, disiplin, dan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan panitia.


    Tim Keamanan Turun ke Lapangan, Rekayasa Lalu Lintas Mulai Dipetakan


    Tidak hanya sektor perlombaan, kesiapan pengamanan juga menjadi perhatian serius menjelang pembukaan MTQ XXXVIII.


    Tim pengamanan yang melibatkan jajaran Polres Pidie, Kodim 0102/Pidie, Satpol PP dan WH, Dinas Perhubungan, serta Satlantas telah melakukan survei dan monitoring langsung terhadap kesiapan lokasi kegiatan.


    Survei tersebut mencakup pemetaan area parkir, rekayasa lalu lintas, akses keluar-masuk kendaraan, serta penempatan personel pengamanan di sejumlah titik strategis.


    Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan dan aktivitas masyarakat, khususnya saat pelaksanaan Pawai Ta'aruf dan acara pembukaan MTQ pada Sabtu, 7 November 2026.


    Pawai Ta'aruf diperkirakan menjadi salah satu agenda yang menyedot perhatian masyarakat karena akan melibatkan kafilah dari seluruh kecamatan. Oleh sebab itu, pengaturan arus kendaraan dan penempatan personel di lapangan menjadi bagian penting untuk menjaga kelancaran kegiatan.


    Sinergi lintas instansi diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif sepanjang penyelenggaraan MTQ.


    Sekertaris Daerah ( Sekda) kabupaten Pidie Samsul Azhar Pantau Langsung Pembersihan Kota Mini


    Di tengah berbagai persiapan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pidie juga memberikan perhatian terhadap kebersihan dan penataan lingkungan di sekitar pusat kegiatan.


    Pada hari ini, dilakukan pembersihan lokasi bekas kios yang berada di sepanjang jalan kawasan Kota Mini, Kecamatan Mutiara Timur. Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kerja sama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Syariat Islam (DSI), serta pihak Kecamatan Mutiara Timur.


    Pembersihan kawasan itu dipantau langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie, Drs. Samsul Azhar, M.A.P.


    Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperindah dan menata kawasan agar lebih bersih, rapi, serta nyaman menjelang kedatangan para peserta, ofisial, tamu undangan, dan masyarakat yang akan menyaksikan pelaksanaan MTQ.


    Keterlibatan lintas organisasi perangkat daerah (OPD) menunjukkan bahwa persiapan MTQ tidak hanya menjadi tanggung jawab panitia penyelenggara, tetapi membutuhkan dukungan berbagai sektor pemerintahan.


    Kawasan Kota Mini yang menjadi salah satu titik perhatian penataan diharapkan dapat memberikan kesan positif bagi masyarakat dan para tamu yang berkunjung ke Kecamatan Mutiara Timur.


    770 Peserta dari 23 Kecamatan Siap Meramaikan MTQ


    Berdasarkan data persiapan penyelenggaraan, MTQ XXXVIII Tingkat Kabupaten Pidie Tahun 2026 akan melibatkan 770 peserta yang berasal dari 23 kecamatan.


    Selain peserta, terdapat 138 ofisial dan 60 dewan hakim yang akan mendukung pelaksanaan berbagai cabang perlombaan.


    Secara keseluruhan, terdapat delapan cabang perlombaan yang akan dipertandingkan dengan dukungan empat lokasi mimbar perlombaan.


    Angka tersebut memperlihatkan besarnya kegiatan yang harus dipersiapkan oleh panitia, mulai dari akomodasi, transportasi, pelayanan peserta, perangkat perlombaan, hingga pengamanan.


    Pelaksanaan MTQ dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari, mulai 7 hingga 13 November 2026.


    Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Pidie, drh. H. Fazli, M.Si., yang juga bertindak sebagai Koordinator Lapangan MTQ, memiliki peran dalam koordinasi persiapan teknis penyelenggaraan bersama seluruh unsur terkait.


    Bupati Sarjani Abdullah Berharap MTQ Berjalan Sukses dan Melahirkan Generasi Qurani


    Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Pidie, Drs. Samsul Azhar, M.A.P., berharap pelaksanaan MTQ XXXVIII Tingkat Kabupaten Pidie Tahun 2026 di Kecamatan Mutiara Timur dapat berlangsung sukses, lancar, aman, dan tertib dari awal hingga berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan.


    Harapan tersebut tidak hanya sebatas suksesnya penyelenggaraan dan perlombaan, tetapi juga agar MTQ menjadi momentum memperkuat nilai-nilai keislaman, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan kecintaan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap Al-Qur'an.


    Pemerintah Kabupaten Pidie juga berharap melalui kegiatan ini akan lahir qari dan qariah, hafiz dan hafizah, serta generasi Qurani yang tidak hanya mampu membaca dan menghafal Al-Qur'an, tetapi juga menjadikan kandungan dan nilai-nilainya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.


    Bupati Sarjani Abdullah juga mengharapkan dukungan seluruh unsur pemerintah, panitia, masyarakat, dan para pemangku kepentingan agar bersama-sama menyukseskan agenda keagamaan tersebut.


    Kesuksesan MTQ, dalam semangat yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Pidie, bukan hanya menjadi tanggung jawab panitia, melainkan membutuhkan dukungan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.


    Momentum ini diharapkan menjadi ajang memperkuat persaudaraan, meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur'an, serta membawa nama baik Kabupaten Pidie di tingkat daerah.


    Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Kecamatan Mutiara Timur diharapkan mampu menjadi tuan rumah yang baik serta memberikan kesan positif bagi seluruh kafilah dan tamu yang hadir.


    Mutiara Timur Bersiap, Pidie Menyambut Generasi Qurani


    Penyelenggaraan MTQ XXXVIII di Kecamatan Mutiara Timur bukan sekadar agenda rutin tahunan pemerintah daerah. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat syiar Islam, membangun kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur'an, serta melahirkan generasi Qurani yang memiliki kemampuan dan pemahaman terhadap nilai-nilai keislaman.


    Kesiapan pemondokan, mimbar perlombaan, koordinasi LPTQ, pengamanan, hingga penataan lingkungan menjadi bagian yang saling berkaitan dalam menentukan kelancaran penyelenggaraan.


    Dengan semakin matangnya berbagai persiapan tersebut, masyarakat kini menantikan pembukaan MTQ XXXVIII pada Sabtu, 7 November 2026.


    Harapannya, seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung sukses, aman, tertib, dan memberikan kesan baik bagi seluruh kafilah yang datang dari 23 kecamatan.


    Mutiara Timur bersiap. Pidie menyambut. Al-Qur'an menjadi cahaya, pedoman kehidupan, dan pemersatu umat.


    Wartanad.id – Mengawal Informasi, Mengungkap Fakta.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini